Muhammad Yunus
Rabu, 04 November 2026 | 16:49 WIB
Puluhan butir ular king kobra ditemukan bersarang di sekitar permukiman rumah warga di Banjar Bangkiangsidem, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Rabu (4/11) [SuaraBali.id/Yayasan Reptil Asih Tabanan]
Baca 10 detik
  • Dua sarang ular king kobra berisi total 45 butir telur ditemukan di dekat permukiman warga Tabanan, Bali, pada Rabu (4/11).
  • Sebanyak 20 butir telur pada sarang pertama hangus terbakar, sementara 25 butir telur di sarang kedua berhasil dievakuasi petugas.
  • Yayasan Reptil Asih Tabanan menyatakan penemuan sarang ular di dekat aktivitas warga tersebut merupakan sebuah fenomena musiman.

SuaraBali.id - Dua sarang ular king kobra ditemukan di sekitar permukiman warga Banjar Bangkiangsidem, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu (4/11).

Dari kedua sarang tersebut, ditemukan sekitar 45 butir telur king kobra.

Ketua Yayasan Reptil Asih Tabanan, Astrid, mengatakan kedua sarang ditemukan dengan jarak berdekatan dan berada tidak jauh dari rumah warga.

Sarang pertama berjarak sekitar 50 meter dari permukiman. Di lokasi tersebut ditemukan sekitar 20 butir telur. Namun, seluruh telur hangus setelah sarangnya dibakar.

"Di sarang pertama, ditemukan sekitar 20 telur. Namun, seluruh telur tersebut hangus setelah sarangnya dibakar," kata Astrid saat dikonfirmasi, Rabu (4/11).

Dari hasil penanganan di lokasi, induk king kobra pertama diketahui memiliki panjang sekitar 2,36 meter dengan lingkar tubuh 13 sentimeter.

Sarangnya berdiameter 45 sentimeter dengan lingkar luar mencapai 132 sentimeter.

Sementara itu, sarang kedua ditemukan sekitar tujuh meter di sebelah timur sarang pertama.

Induk king kobra yang ditemukan di lokasi tersebut memiliki panjang sekitar 2,03 meter dengan lingkar tubuh 12 sentimeter.

Baca Juga: Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

Sarang kedua berdiameter 55 sentimeter, memiliki lingkar luar 150 sentimeter, dan kedalaman sekitar 28 sentimeter. Dari sarang ini ditemukan 25 butir telur.

"Sarang kedua ditemukan di sebelah timur sarang pertama yang berjarak hanya tujuh meter dari sarang pertama. Dari sarang kedua, ditemukan sebanyak 25 butir telur king kobra," jelasnya.

Yayasan Reptil Asih Tabanan kemudian mengevakuasi telur-telur yang masih ditemukan dalam kondisi utuh ke tempat yang lebih aman.

Menurut Astrid, penemuan dua sarang king kobra yang berdekatan ini menjadi perhatian karena lokasinya berada di sekitar aktivitas masyarakat.

Meski demikian, ia menyebut kemunculan sarang dan telur king kobra di wilayah Tabanan merupakan fenomena musiman.

"Penemuan telur king kobra di Tabanan ini kejadian yang bersifat musiman," ujarnya.

Load More