Muhammad Yunus
Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:09 WIB
Sebuah video viral di media sosial terkait perseteruan antara pemilik pusat kebugaran atau gym di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, dengan warga negara asing diduga dari Israel [SuaraBali.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemilik pusat kebugaran di Ubud, Bali, mengusir tiga warga asing asal Israel karena bersikap kasar kepada staf.
  • Kantor Imigrasi Denpasar dan Polsek Ubud menyatakan masih melakukan pengecekan terkait video perseteruan yang viral pada Rabu.
  • Buntut dari pengusiran tersebut, pihak gym menerima ulasan bintang satu di Google Review dengan tuduhan diskriminasi agama.

“You guys are not even allowed to be in this country, man. You come with a different passport. (Kalian sebenarnya bahkan tidak diperbolehkan berada di negara ini. Kalian datang dengan paspor yang lain),” kata dia.

Pemilik gym kemudian meminta ketiganya meninggalkan tempat tersebut. Ia mengatakan pihaknya tidak melayani warga Israel, personel IDF, maupun orang yang bersikap kasar kepada staf.

Buntut pengusiran tersebut, pihak gym mengaku mendapat ulasan bintang satu di Google Review dari pihak yang bersangkutan.

Dalam ulasan tersebut, pemilik gym dituding bersikap rasis dan melakukan diskriminasi berdasarkan agama.

Namun, pemilik gym membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan, penolakannya ditujukan kepada warga Israel dan IDF, serta orang yang bersikap kasar terhadap stafnya, bukan terhadap agama tertentu.

Kontributor : M Dafi

Load More