Muhammad Yunus
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB
Video viral yang memperlihatkan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan warga negara asing (WNA) asal China viral di media sosial [SuaraBali.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Seorang pria berinisial WS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap wisatawan asing asal China di kawasan Lovina, Bali, pada hari Sabtu (8/8).
  • Pemerintah Desa Kalibukbuk memanggil pelaku pada hari Senin (10/8) untuk memberikan pembinaan, peringatan keras, serta surat pernyataan bersama keluarganya.
  • Pihak desa juga telah mengirimkan surat permohonan maaf secara resmi kepada korban melalui akun media sosial yang mengunggah video tersebut.

SuaraBali.id - Video viral yang memperlihatkan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan warga negara asing (WNA) asal China viral di media sosial.

Dugaan pelecehan itu, dilakukan oleh seorang pria berinisial WS, saat WNA China sedang membuat video outfit check di kawasan Lovina, Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kepala Desa Kalibukbuk, I Ketut Suka membenarkan adanya kejadian itu. Pria yang diduga melakukan pelecehan merupakan warga setempat.

Pria itu, memang dikenal warga sering berjalan-jalan di sekitar desa dan terkadang berbicara tidak terarah.

Tetapi, ia menegaskan pihak desa tidak menyebut pria tersebut sebagai orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.

"Kami juga sudah kirim permohonan maaf dari pihak desa ke akun wisatawannya itu, atas ketidaknyamanan yang diterima," kata Ketut Suka, saat dikonfirmasi Selasa (11/8).

Dari informasi yang diterima pihak desa, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8) pagi.

Saat itu, pria itu baru selesai mengantarkan atau melihat wisatawan yang mengikuti aktivitas wisata lumba-lumba di kawasan Lovina.

Kemudian, dia berjalan ke arah barat dan bertemu dengan wisatawan asal China tersebut.

Baca Juga: Aturan Kapal Wisata Dinilai Masih Abu-Abu, Pengusaha Kapal Desak Pemerintah Benahi Regulasi

Pemerintah desa memberikan pembinaan dan peringatan kepada pria pelaku pelecehan kepada WNA asal China. Agar tidak mengulangi perbuatannya dan bila melakukan tindakan serupa, pihak desa akan mengambil langkah hukum [SuaraBali.id/Istimewa]

"Menurut nelayan, sehabis lihat tamu dolpin dia jalan ke barat sebelum hotel ketemu tamu China. Caranya ramah, ceritanya salaman begitu," imbuhnya.

Namun, dugaan pelecehan itu baru diketahui pihak desa setelah video warga China itu beredar di media sosial dan setelah mendapatkan informasi dari nelayan, pihak desa memanggil pria tersebut pada Senin (10/8).

"Kejadian Sabtu, kebetulan Minggu baru tahu dapat laporan dari nelayan, kita panggil Senin, kita selesaikan untung mau datang dia," jelasnya.

Ia menegaskan, pihak desa telah memberikan pembinaan dan peringatan kepada pria tersebut agar tidak mengulangi perbuatannya dan bila melakukan tindakan serupa, pihak desa akan mengambil langkah.

"Kami sudah bina, bahkan kita ancam kalau lagi lagi berulah seperti ini akan kita ambil tindakan tegas," ungkapnya.

Selanjutnya, pihak desa juga menghubungi keluarga pria tersebut untuk ikut mengawasi perilakunya dan pihak keluarga juga mengakui bahwa pria tersebut selama ini memang sulit diatur.

Load More