- Pemilik pusat kebugaran di Ubud, Bali, mengusir tiga warga asing asal Israel karena bersikap kasar kepada staf.
- Kantor Imigrasi Denpasar dan Polsek Ubud menyatakan masih melakukan pengecekan terkait video perseteruan yang viral pada Rabu.
- Buntut dari pengusiran tersebut, pihak gym menerima ulasan bintang satu di Google Review dengan tuduhan diskriminasi agama.
SuaraBali.id - Sebuah video viral di media sosial terkait perseteruan antara pemilik pusat kebugaran atau gym di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, dengan warga negara asing (WNA) yang diduga dari Israel.
Dalam video itu diberi keterangan seorang pemilik gym di Ubud, Bali, mengusir tiga tentara Israel setelah mereka berkata tidak sopan kepada stafnya.
Viralnya video itu, saat ini masih ditelusuri atau dilakukan pengecekan baik dari pihak Imigrasi Kelas l TPI Denpasar dan kepolisian Polsek Ubud.
"Saya akan cek dulu," kata Putu Suhendra selaku Kasi Teknologi, Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, saat dikonfirmasi Rabu (19/8).
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolsek Ubud I Wayan Putra Antara sab mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan.
“Coba kami cek,” kata dia.
Dalam video yang viral itu, pemilik gym mengaku mengambil tindakan setelah salah satu tamu bersikap tidak sopan terhadap stafnya.
Ia juga menerangkan, tamu tersebut berkaitan dengan Israel Defense Forces (IDF) atau tentara Israel.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @filaasteni, pemilik gym tampak menegur para pengunjung tersebut.
Baca Juga: Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
“You guys serve in IDF, so you kill babies. So I don't, I don't discuss. That's one thing. I have my morals, that's it, that's it (Kalian bertugas di IDF, jadi kalian membunuh bayi-bayi. Saya tidak mau berdiskusi soal itu. Saya punya prinsip moral),” ujar pemilik gym dalam video yang dilihat, dikutip pada Rabu (19/8).
Perseteruan bermula ketika tiga pria berkewarganegaraan Israel datang ke tempat kebugaran tersebut.
Dalam video klarifikasi lanjutan, pemilik gym mengatakan salah satu dari mereka bersikap kasar terhadap staf.
“These three gentlemen came to our gym, and one of them was very rude to our staff (Tiga pria ini datang ke gym kami dan salah satu dari mereka bersikap sangat kasar kepada staf kami),” ungkapnya.
Setelah mendapat laporan dari staf, pemilik gym lalu mendatangi ketiganya untuk meminta penjelasan sekaligus menanyakan kewarganegaraan mereka.
Dari percakapan itu, ia mengetahui bahwa ketiga warga asing atau pengunjung itu adalah warga negara Israel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI, Hadir Serentak di 131 Lokasi
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan