Ilustrasi: Hendra Septyantoro (31), petugas Sensus Ekonomi 2026 menyeberangi aliran lahar Gunung Semeru di Sungai Regoyo, Kamis (25/6/2026). [beritajatim.com]
Baca 10 detik
- BPS Kabupaten Lombok Timur menjalankan Sensus Ekonomi 2026 secara door to door hingga akhir Agustus 2026 mendatang.
- Progres pendataan baru mencapai 30 persen akibat kendala penolakan warga serta kesalahpahaman identitas petugas dengan instansi lain.
- BPS memastikan seluruh petugas menggunakan atribut resmi untuk menjamin akurasi data dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
Informasi yang dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi, pengembangan dunia usaha, serta berbagai program yang lebih tepat sasaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Petugas Sensus Ekonomi Ditolak Warga, Dikira Petugas PLN
-
Kasus Rudapaksa Sesama Warga Asing di Gili Trawangan Segera Disidangkan, Ini Sosok Pelaku
-
BRI Bersama Danantara Kokohkan Posisi Sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap