- Basarnas Bali menemukan jasad Ardian Putra Wardana, pegawai BPS asal Sleman, yang tenggelam di Air Terjun Tembok Barak, Buleleng.
- Korban tenggelam saat mandi bersama rekan-rekannya pada Sabtu sore dan sempat hilang sebelum ditemukan keesokan harinya oleh tim.
- Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pada kedalaman tujuh meter untuk kemudian dibawa menuju RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI setempat.
SuaraBali.id - Basarnas Bali menemukan jasad pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) asal Sleman, Yogyakarta yang tenggelam di Air Terjun Tembok Barak di Kabupaten Buleleng, Bali.
“Setelah upaya menyelam, akhirnya pada pukul 09.00 Wita korban ditemukan di bawah permukaan air di kedalaman berkisar 6-7 meter,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Donny Indrawan.
Kadek Donny dalam keterangan di Denpasar, Minggu, menjelaskan, awalnya kabar orang tenggelam di kawasan Air Terjun Tembok Barak di Desa Sambangan diterima Kantor Basarnas Bali pada Sabtu (25/4).
Informasi ini datang dari pelapor bernama Jero Mangku Oka yang merupakan petugas pemadam kebakaran Buleleng pada pukul 18.40 Wita.
Kepala Kantor Basarnas Bali diberitahu bahwa kejadian tenggelamnya korban bernama Ardian Putra Wardana yang bekerja sebagai pegawai di Kantor BPS Buleleng itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wita.
Awalnya sekitar lima orang melakukan aktivitas mandi di lokasi kejadian, namun nahas satu orang di antaranya tenggelam.
Teman-teman Ardian berusaha memberikan pertolongan, akan tetapi karena mereka semua diselimuti kepanikan, akhirnya tubuh Ardian tenggelam dan tidak bisa ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Basarnas Bali menurunkan enam personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Akan tetapi, Kadek Donny mengatakan hasil pencarian pada malam hari dengan pencahayaan terbatas tersebut baik dengan berenang maupun menyelam belum membuahkan hasil.
Baca Juga: Ombak 'Menggila' Seret Turis Ceko di Pantai Kelingking, Evakuasi Dramatis 170 Meter
Akhirnya tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian pegawai BPS pada pagi tadi dengan memfokuskan penyisiran di seputar pusaran air terjun.
Sementara itu tim darat memantau dari atas untuk melihat kemungkinan tanda-tanda keberadaan korban.
“Upaya pencarian akhirnya menemukan titik terang, kami menemukan salah satu titik yang kita curigai, posisi barat air terjun arah ke tebing," ujar Kadek Donny.
Selaku koordinator misi ini, ia segera menurunkan tim penyelam hingga akhirnya tubuh korban berhasil dilihat.
Keadaan korban saat ditemukan masih menggunakan celana berwarna hitam dan tidak ditemukan adanya luka benturan.
"Kondisi titik yang kita curigai dengan info kronologis awal yang kita terima pada posisi kurang lebih 2-3 meteran, bergeser ke arah selatannya," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo