Muhammad Yunus
Selasa, 12 Mei 2026 | 12:17 WIB
Ni Ketut Ngasti yang diingat sebagai pelopor kuliner legendaris khas Bali, Nasi Jinggo, berpulang di usia 90 tahun. Prosesi kremasi Ni Ketut Ngasti di Krematorium Santha Yana, Denpasar, Selasa (12/5/2026) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]
Baca 10 detik
  • Pelopor kuliner legendaris Nasi Jinggo asal Bali, Ni Ketut Ngasti, meninggal dunia pada usia 90 tahun.
  • Nama Nasi Jinggo berasal dari julukan anak mendiang yang terinspirasi film koboi pada era tahun 1960-an.
  • Men Jenggo mulai merintis usaha nasi campur di kawasan Pelabuhan Benoa sejak tahun 1970-an hingga dikenal luas.

“Banyak teman-teman chef tanya kenapa (nasi jinggo) gak dipatenkan,” kata Henry.

“Nggak usah lah di situ orang banyak, daripada ribut, kira-kira seperti itu singkat ceritanya,” tutup dia.

Men Djenggo meninggalkan sepasang anak yang sama-sama bergelut di bidang kuliner. Henry sudah memiliki reputasi sebagai salah satu chef ternama di tanah air.

Adiknya, Kadek Epy Dwipayani juga menggeluti usaha kuliner Lawar Bali.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Load More