Pedagang plastik di Pasar Ampenan Kota Mataram [Suara.com/Buniamin]
Baca 10 detik
- Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menyebabkan lonjakan harga plastik hingga 60 persen di Provinsi NTB.
- Kenaikan harga berbagai jenis kemasan plastik telah berlangsung sejak akhir Maret dan terus dikeluhkan para pedagang.
- Pedagang di Kota Mataram terpaksa tetap menggunakan plastik meski keuntungan berkurang akibat tingginya harga kebutuhan tersebut.
Ia mengakui, kenaikan harga kantong plastik ini sudah dirasakan sejak seminggu yang lalu.
“Ini sudah terjadi sejak seminggu yang lalu,” ujarnya.
Menurutnya, belum menemukan alternatif lain untuk mengganti penggunaan plastik.
Sehingga meski terjadi kenaikan, masih tetap menyediakan salah satu fasilitas tersebut untuk para konsumen.
“Kita jual jajanan ikan butuh plastik. Jadi tetap kita pakai meski harganya mahal,” tegasnya.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Siswa SD di Sumbawa Tulis Surat Haru untuk Prabowo: Kapan Ada MBG di Sekolah Kami
-
Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
-
Libur Sekolah Tiba! Kemenpar Rekomendasikan Wisata Akuarium untuk Keluarga, Ini Daftar Destinasinya
-
Bongkar 'Dana Gelap' Oknum Jaksa, Pengacara Subhan: Kami Punya Bukti Transfernya!
-
Polda NTB Pastikan Kasus Asusila Oknum Polisi Diproses