Pedagang plastik di Pasar Ampenan Kota Mataram [Suara.com/Buniamin]
Baca 10 detik
- Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menyebabkan lonjakan harga plastik hingga 60 persen di Provinsi NTB.
- Kenaikan harga berbagai jenis kemasan plastik telah berlangsung sejak akhir Maret dan terus dikeluhkan para pedagang.
- Pedagang di Kota Mataram terpaksa tetap menggunakan plastik meski keuntungan berkurang akibat tingginya harga kebutuhan tersebut.
Ia mengakui, kenaikan harga kantong plastik ini sudah dirasakan sejak seminggu yang lalu.
“Ini sudah terjadi sejak seminggu yang lalu,” ujarnya.
Menurutnya, belum menemukan alternatif lain untuk mengganti penggunaan plastik.
Sehingga meski terjadi kenaikan, masih tetap menyediakan salah satu fasilitas tersebut untuk para konsumen.
“Kita jual jajanan ikan butuh plastik. Jadi tetap kita pakai meski harganya mahal,” tegasnya.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
Terkini
-
Hotman Paris Soroti Kondisi Pantai Kuta: Ini Pantai atau Apa?
-
5 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia, Jadi Incaran Banyak Perusahaan
-
Perang Iran-AS Bikin Harga Plastik di Pasar Lokal Mataram Melonjak Tajam
-
Jangan Asal Masuk PTN! Lakukan 3 Persiapan Penting Ini Sebelum Terlambat
-
5 Rekomendasi Perguruan Tinggi Favorit Gen Z