- Bupati Tabanan menerima sertifikat HAKI untuk Jineng dan Entil pada Rabu, 1 April 2026 di Wyndham Tamansari Jivva.
- Sertifikat HAKI mengakui Jineng sebagai ekspresi budaya tradisional serta Entil sebagai pengetahuan tradisional masyarakat adat Kabupaten Tabanan.
- Pengakuan HAKI ini bertujuan melindungi warisan budaya sekaligus mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan bagi produk lokal khas Tabanan.
Selain itu, bentuk yang melengkung ini juga akan menyulitkan hama tikus masuk ke dalam lumbung.
Posisi Jineng ini secara umum berada di bagian belakang rumah. Beberapa tempat di Bali, posisinya terletak dekat dengan pintu masuk rumah sebelum dapur.
Salah satu wisata kuliner khas Tabanan yang tidak ditemukan ditempat lain adalah Entil. Makanan ini bisa ditemui di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.
Bentuk dari makanan Entil ini sangat mirip dengan lontong, dan proses masaknya pun sama – sama direbus.
Namun yang membedakan Entil dengan lontong maupun ketupat adalah bahannya. Entil tidak hanya menggunakan beras putih, namun dicampur lagi dengan beras merah.
Campuran beras merah ini untuk mempercantik tampilan Entil. Umumnya, lontong dibungkus dengan daun pisang, berbeda dengan Entil yang justru menggunakan daun Kalingidi.
Daun Kalingidi ini menyerupai daun kunyit namun tidak berbau.
Entil ini awalnya hanya dimasak sebagai sesajen saat Hari Raya Ulihan. Masyarakat Pupuan selalu memasaknya sebagai persembahan kepada Tuhan saat Upacara Ulihan Galungan yang bermakna sebagai hari memberikan oleh – oleh kepada Dewa Pitara atau leluhur pada saat kembali ke kahyangan.
Baca Juga: Nostalgia! 5 Permainan Tradisional Lombok Masih Dimainkan Anak-anak di Era Smartphone
Dari situlah, nama Entil semakin dikenal sebagai makanan kaya filosofi. Perlahan – lahan masyarakat setempat mengembangkan potensi Entil menjadi produk wisata kuliner khas Pupuan.
Terbukti, saat ini Entil semakin eksis menjadi makanan khas yang banyak diminati oleh masyarakat.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga
-
Gempa M7,7 Guncang Flores: Wae Rebo, Kelimutu, dan Goa Rangko Ditutup Sementara
-
1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG
-
4 Korban Hilang, Menhub Ungkap Kondisi Kapal Putri Yasmin Sebelum Terbakar