- Presiden China Xi Jinping mengundang Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunjungi kompleks pemerintahan tertutup Zhongnanhai di Beijing.
- Pertemuan tersebut bertujuan mempererat hubungan kedua negara sebagai bentuk balasan kunjungan Trump sebelumnya di Mar-a-Lago tahun 2017.
- Kedua pemimpin negara membahas kesepakatan perdagangan fantastis serta merencanakan kunjungan timbal balik Xi Jinping ke Amerika Serikat.
SuaraBali.id - Presiden China Xi Jinping mengundang Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke kompleks pusat pemerintahan tertinggi yang sangat privat di Beijing, Zhongnanhai.
"Hari ini, saya mengajak Presiden Trump dan pejabat tinggi lainnya mengunjungi Zhongnanhai. Zhongnanhai adalah tempat kerja dan tempat tinggal para pemimpin negara, termasuk saya sendiri," kata Presiden Xi dalam video yang disiarkan oleh televisi pemerintah, Jumat (15/5).
Zhongnanhai merupakan kompleks pemerintahan dan kepemimpinan tertinggi di China yang menggabungkan kantor presiden, kantor perdana menteri maupun kantor dan kediaman para elit Partai Komunis China.
Seperti Gedung Putih untuk pemerintah AS tetap Zhongnanhai tertutup untuk publik dan punya keamanan sangat tinggi.
Hanya sedikit pemimpin dunia yang pernah masuk ke lokasi tersebut. Di antara mereka adalah Presiden Rusia Vladimir Putin yang bertemu Xi Jinping pada 16 Mei 2024; Raja Kamboja Norodom Sihamoni dan Ibu Suri Norodom Monineath Sihanouk pada 2017 dan 2025; Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Máxima pada 2018 maupun Presiden AS George W. Bush yang diundang bersama Presiden China saat itu Jiang Zemin pada 22 Februari 2002.
"Sejak berdirinya Republik Rakyat China pada 1949, para pemimpin China seperti Mao Zedong, Zhou Enlai, Deng Xiaoping, Jiang Zemin, dan Hu Jintao pernah bekerja dan tinggal di sini. Kunjungan ini sebenarnya juga merupakan bentuk balasan atas penyambutan Presiden Trump kepada saya di Mar-a-Lago pada 2017," ungkap Xi.
Xi menjelaskan bahwa Zhongnanhai tadinya merupakan bagian dari taman kekaisaran, sehingga memiliki nuansa sejarah yang sangat kuat.
Dalam rilis tertulis dari pemerintah China disebutkan saat Trump sampai di Zhongnanhai, Xi Jinping menyambutnya dengan hangat.
Kedua kepala negara berjalan sambil berbincang, sesekali berhenti untuk menikmati pemandangan pohon-pohon tua yang kokoh menjulang serta berbagai jenis bunga mawar di taman.
Baca Juga: Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
"Saat saya berjalan bersama Presiden Trump tadi, kita beberapa kali berhenti sejenak. Pohon-pohon di sini sudah berusia ratusan tahun, salah satunya berusia sekitar 490 tahun. Di kawasan istana ini, sejarahnya dapat ditelusuri hingga lebih dari seribu tahun," tambah Xi.
Ia pun menyebut Trump tampak sangat tertarik dengan isi Zhongnanhai, termasuk bunga-bunga mawar di sana.
"Saya juga setuju untuk mengirimkan biji mawar itu ke Presiden Trump sebagai hadiah," ungkap Xi.
Trump pun segera menanggapi positif niat Xi Jinping mengirim biji bunga mawar tersebut.
"Tentu saya senang sekali. Kunjungan ini luar biasa, dan menurut saya banyak sekali hal baik yang dihasilkan darinya. Kami telah mencapai sejumlah kesepakatan perdagangan yang fantastis, sangat baik bagi kedua negara," kata Trump.
Trump menyebut Xi Jinping sebagai orang yang sangat ia hormati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Ubah Sampah Jadi Pupuk, Program 'Tempah Dedoro' Mataram Pangkas 10 Ton Sampah Per Hari
-
Derita Pedagang di Mataram: Omzet Anjlok Akibat Bau Menyengat Tumpukan Sampah
-
Status Kritis! Danau-Danau di Bali Terancam Mati Akibat Pencemaran
-
Bali Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Pakai Teknologi Canggih Tiongkok
-
Review Spesifikasi Dan Keunggulan TV LG 50 Inch Garansi Resmi