- Sebuah video menampilkan pungutan masuk kawasan wisata Kintamani viral di media sosial.
- Dalam video yang beredar, nampak obrolan pegawai dengan wisatawan atau pengunjung.
- Gara-gara itu, warganet menyinggung soal Kintamani dengan plesetan menjadi Cintamoney.
SuaraBali.id - Ketika memasuki kawasan wisata, normalnya para pengunjung akan ditarik biaya tiket masuk dan semacamnya.
Penarikan retribusi wisata (pungutan) terhadap pengunjung ini biasanya untuk membantu pembiayaan pemeliharaan fasilitas, pelestarian lingkungan, serta pengembangan layanan pariwisata.
Tarifnya pun bermacam-macam, tergantung dengan pengelolaan setiap pelaku usaha di kawasan wisata, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu.
Namun, masih banyak juga pengelolaan retribusi tersebut justru menimbulkan kecurigaan, karena disinyalir tidak dikelola secara terbuka dan akuntabel.
Hal tersebut akhirnya membuat para pengunjung bertanya-tanya, kemana larinya uang tersebut, terlebih jika tidak berdampak apa-apa dengan kawasan wisata yang berkaitan.
Belakangan ini kembali ramai soal retribusi wisata di Kintamani, Kabupaten Bangli.
Dalam sebuah video viral yang beredar, terlihat seorang warga menyampaikan keluhannya terhadap biaya masuk wisata di Kintamani.
Seorang warga yang terlihat mengendarai sebuah mobil itu bertanya dengan lembut usai ditarik retribusi wisata sebesar Rp25 ribu per orang oleh pegawai di lokasi.
"Berapa orang?" kata pegawai.
"Berapa?" tanya balik pengunjung.
"Rp25 ribu 1 orang," jawab pegawai.
"Oh udah lama ya masuk Kintamani bayar?"
Dari nada bicaranya, pengunjung perempuan itu terlihat heran dengan tarif yang ditetapkan untuk masuk ke Kawasan wisata Kintamani.
Menurut pemahamannya, masuk di kawasan Kintamani tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
Namun, kenyataannya di pintu gerbang masuk, mereka dihentikan petugas yang mengenakan jaket berwarna hitam dan ditarik uang retribusi sebesar Rp25 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu
-
Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial
-
Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar
-
BRI Prioritas Tambahkan 27.000 GarudaMiles, Perjalanan Nasabah Makin Berkesan
-
Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku