- Siswa Kelas VII mempelajari unsur teks berita dalam Bab IV Kurikulum Merdeka tentang Aksi Nyata Pelindung Bumi.
- Materi membandingkan berita digital Kompas.com dan berita cetak mengenai hutan Kalteng yang rapuh.
- Perbedaan utama meliputi warna (cetak hitam putih, digital berwarna) dan jumlah gambar yang ditampilkan.
Harian Cetak: Rapi, beraturan
Media Elektronik: Rapi, beraturan
3. Aspek keberadaan gambar
Harian Cetak: Ada beberapa
Media Elektronik: Lebih banyak
4. Aspek penempatan iklan
Harian Cetak: Ada halaman khusus
Media Elektronik: Di atas, bawah, kiri, kanan berita
Setelah membandingkan harian cetak dan media elektronik, diskusikan hal-hal berikut ini dengan teman dan guru kalian!
Baca Juga: Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV Uji Kompetensi Halaman 117
1. Mengapa harian cetak memiliki warna yang lebih sederhana?
Jawaban:
Keterbatasan Teknis dan Biaya
- Proses cetak tradisional menggunakan mesin offset yang lebih efisien untuk warna dasar (hitam, putih dan sedikit warna tambahan). Cetak full color membutuhkan tinta lebih banyak dan proses lebih rumit.
- Biaya produksi meningkat jika terlalu banyak warna digunakan, sehingga redaksi memilih palet sederhana agar tetap ekonomis.
2. Mengapa harian cetak memiliki lebih sedikit gambar?
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total
-
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?