- Siswa Kelas VII mempelajari unsur teks berita dalam Bab IV Kurikulum Merdeka tentang Aksi Nyata Pelindung Bumi.
- Materi membandingkan berita digital Kompas.com dan berita cetak mengenai hutan Kalteng yang rapuh.
- Perbedaan utama meliputi warna (cetak hitam putih, digital berwarna) dan jumlah gambar yang ditampilkan.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII Kurikulum Merdeka Bab IV bertemakan “Aksi Nyata Para Pelindung Bumi”.
Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII (2023) karya Eugenia Rakhma Subarna, Sofie Dewayani dan Cicilia Erni Setyowati, dalam bab tersebut, siswa mempelajari dan mendiskusikan unsur dalam teks berita.
Di halaman 127 dan 128 terdapat contoh berita digital dan berita dari media cetak.
Kemudian dihalaman 129 siswa diberi tugas untuk membandingkan antara media cetak dan berita digital tersebut. Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 129.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 129
Dalam mengenali karakteristik berbagai media informasi, siswa disajikan 2 gambar mengenai Berita cetak dan digital.
Pada Gambar 4.4, siswa diberi contoh berita digital yang bersumber dari Kompas.com.
Fitur yang terlihat menonjol dalam berita digital adalah keberadaan tautan ke artikel sejenis.
Kemudian Digambar selanjutnya siswa diberi contoh soal berita dari media cetak tentang “Saatnya Melirik Hutan Kalteng yang Rapuh”.
Baca Juga: Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV Uji Kompetensi Halaman 117
Dari kedua berita tersebut, siswa diharapkan mampu membandingkan satu sama lainnya, untuk menemukan perbedaannya.
Tabel 4.5 Perbandingan Berita Cetak dan Digital
1. Aspek Warna
Harian Cetak: Hitam putih
Media Elektronik: Berwarna
2. Aspek Tata letak kolom
Harian Cetak: Rapi, beraturan
Media Elektronik: Rapi, beraturan
3. Aspek keberadaan gambar
Harian Cetak: Ada beberapa
Media Elektronik: Lebih banyak
4. Aspek penempatan iklan
Harian Cetak: Ada halaman khusus
Media Elektronik: Di atas, bawah, kiri, kanan berita
Setelah membandingkan harian cetak dan media elektronik, diskusikan hal-hal berikut ini dengan teman dan guru kalian!
1. Mengapa harian cetak memiliki warna yang lebih sederhana?
Jawaban:
Keterbatasan Teknis dan Biaya
- Proses cetak tradisional menggunakan mesin offset yang lebih efisien untuk warna dasar (hitam, putih dan sedikit warna tambahan). Cetak full color membutuhkan tinta lebih banyak dan proses lebih rumit.
- Biaya produksi meningkat jika terlalu banyak warna digunakan, sehingga redaksi memilih palet sederhana agar tetap ekonomis.
2. Mengapa harian cetak memiliki lebih sedikit gambar?
Jawaban:
Keterbatasan Halaman
- Setiap gambar membutuhkan tinta lebih banyak dan kualitas kertas yang lebih baik. Hal ini akan menambah biaya produksi.
- Halaman koran memiliki ukuran tetap, sehingga redaksi harus memilih antara teks informatif atau gambar. Prioritas biasanya diberikan pada teks.
3. Mana yang lebih kalian sukai, harian cetak atau media elektronik? Mengapa?
Jawaban: Keduanya saling memiliki kelebihan dan kekurangan. Saya sangat senang membaca koran, karena media cetak tersebut lebih mudah dibaca, dipahami serta tidak membuat mata Lelah.
Namun, saya juga senang membaca dan memperhatikan media elektronik, karena menampilkan banyak gambar dan lebih menarik.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Seluruh Indonesia
-
21 Penyu Hijau Korban Penyelundupan Dikembalikan ke Laut
-
Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Sukses Perkuat Dana Murah dan Tingkatkan Profitabilitas
-
Babak Baru Pengolahan Sampah di Bali, Danantara Bangun PSEL Rp3 Triliun
-
Bali Mulai Bangun Pabrik Sampah Jadi Listrik, Rp3 Triliun Pakai Teknologi 50 Negara