- Bab 5 Kurikulum Merdeka IPA dan Sosial Kelas IV membahas bentang alam serta keanekaragaman hayati di daerah tempat tinggal siswa.
- Soal kompetensi meminta perbandingan pengaruh bentang alam (sungai, dataran tinggi, pantai) terhadap potensi sumber daya dan mata pencaharian.
- Analisis menunjukkan bahwa ciri bentang alam spesifik (misalnya suhu sejuk dataran tinggi) menentukan jenis biota, sumber daya, dan profesi masyarakat setempat.
1. Sungai
Keanekaragaman Hayati : ikan air tawar, kodok, eceng gondok
Sumber Daya Alam : air Sungai, batuan, Cahaya matahari, eceng gondok, kodok, ikan air tawar
Mata Pencaharian : Petani/pembudidaya ikan, nelayan, pengrajin eceng gondok, pembuat perahu/sampan
Profesi : Dokter, Guru, peneliti
2. Dataran Tinggi
Keanekaragaman Hayati : Kelinci, tanaman kopi, apel
Sumber Daya Alam : udara, Cahaya matahari, tanah, kopi, teh, kelinci
Mata Pencaharian : Petani teh, petani kopi, petani apel
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas VII Uji Kompetensi Halaman 97
Profesi : Dokter, Guru, Ahli Geologi
3. Pantai
Keanekaragaman Hayati : Ikan air laut, burung camar, pohon kelapa
Sumber Daya Alam : air laut, garam, rumput laut, Cahaya matahari, ikan air laut, pohon kelapa
Mata Pencaharian : Nelayan, petani/petambak garam, pedagang kelapa
Profesi : Dokter, guru, ahli oseanografi
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total
-
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?