- Serangan AS-Israel ke Iran memicu kekhawatiran Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lombok, salah satunya terekam video viral.
- Pemkot Mataram berkoordinasi dengan BP3MI untuk memverifikasi data dan memastikan kondisi 238 PMI di kawasan Timur Tengah.
- Ketegangan regional menyebabkan gangguan logistik dan membatasi akses komunikasi bagi ratusan PMI asal Mataram yang bekerja di sana.
SuaraBali.id - Serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke Iran berdampak ke berbagai negara yang ada di timur tengah.
Peperangan yang terjadi saat ini mengakibatkan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Lombok merasa khawatir dengan kondisi tersebut.
Bahkan salah seorang membagikan video melalui media sosial untuk menggambarkan kondisi wilayah tersebut.
Dalam video yang viral media sosial melalui akun Rosita Rohimatullah, bahwa PMI tersebut menginformasikan sudah tidak ada tempat untuk berlari menyelamatkan diri.
Sehingga ia berpesan kepada orang tua, istri dan anaknya bahwa lokasi peperangan sangat dekat dengan tempatnya bekerja.
Bahkan dalam video yang beredar tersebut ia merasa khawatir dengan keselamatannya. Bahkan jika memang harus meninggal ditengah kondisi peperangan tersebut, ia meminta agar orang tuanya merawat cucunya.
Sementara itu, Assisten II setda Kota Mataram Miftahurrahman mengatakan koordinasi dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk memastikan kondisi PMI yang ada di Timur Tengah.
Kekhawatiran meningkat seiring dengan laporan serangan balasan Iran yang mulai menyasar aset-aset strategis di kawasan Teluk, termasuk laporan kerusakan di fasilitas umum di Abu Dhabi dan Dubai, serta pangkalan militer di Bahrain.
Lokasi-lokasi ini merupakan wilayah di mana ratusan PMI asal Mataram menggantungkan hidup.
Hingga saat ini, Pemerintah Kota Mataram mengakui belum mendapatkan informasi rinci mengenai kondisi kesehatan maupun keamanan terkini dari masing-masing individu di sana. Namun, langkah-langkah preventif terus dilakukan secara intensif.
Baca Juga: Dampak Langsung Eskalasi Timur Tengah: 4 Penerbangan dari Bali Dibatalkan
"Kami akan terus berkoordinasi secara aktif dengan Pemerintah Provinsi dan BP3MI NTB untuk mendapatkan update harian mengenai kondisi warga kita di sana," katanya Senin (2/3/2026) pagi.
Memastikan data by name by address setiap PMI akurat untuk memudahkan evakuasi jika situasi memburuk.
Selain itu, membuka jalur komunikasi dengan keluarga PMI di Mataram guna menekan rasa cemas. Upaya lain yang dilakukan yaitu menyiapkan skema kontinjensi bersama pemerintah pusat dan BP3MI.
Ketegangan yang dipicu oleh "Operasi Auman Singa" (Operation Lion's Roar) telah menyebabkan penutupan sejumlah jalur penerbangan dan gangguan logistik di Selat Hormuz.
Kondisi ini membuat akses komunikasi dan mobilitas bagi warga pendatang, termasuk PMI, menjadi semakin terbatas.
Pemerintah Kota Mataram mengimbau keluarga PMI untuk tetap tenang namun waspada, serta melaporkan segera ke instansi terkait jika kehilangan kontak dengan anggota keluarga yang berada di negara-negara tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh, tercatat sebanyak 238 warga Kota Mataram saat ini mengadu nasib di wilayah yang terdampak langsung maupun tidak langsung oleh ketegangan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!