Muhammad Yunus
Senin, 23 Februari 2026 | 18:06 WIB
Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas X Kurikulum Merdeka Bab IV membahas mengenai Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita [Suara.com/buku.kemendikdasmen.go.id]
Baca 10 detik
  • Buku Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Kurikulum Merdeka tahun 2023 halaman 134 membahas latihan soal Hukum Proust.
  • Joseph Louis Proust mengemukakan Hukum Perbandingan Tetap pada tahun 1797 melalui eksperimen massa atom air.
  • Kunci jawaban tersebut membuktikan pemenuhan Hukum Perbandingan Tetap melalui perhitungan massa unsur pada senyawa kimia.

SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas X Kurikulum Merdeka Bab IV membahas mengenai Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita.

Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (2023) karya Niken Resminingpuri Krisdianti, Elizabeth Tjahjadarmawan, dan Ayuk Ratna Puspaningsih dalam Bab tersebut siswa berlatih menjadi ahli kimia yang menerapkan konsep kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Pada halaman 134 terdapat soal berlatih mengenai “Hukum Proust”. Berikut kunci jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 134.

Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 134

Hukum Perbandingan tetap dikemukakan oleh Joseph Louis Proust pada Tahun 1797.

Hukum ini lahir dari eksperimen terhadap air yang massa atom hydrogen dan oksigennya diubah-ubah.

Hasil eksperimen Proust menyatakan bahwa walaupun massa hydrogen dan oksigen yang bereaksi diubah-ubah, namun perbandingan massa atom H terhadap atom O selalu 1 : 8.

Ayo Berlatih

1. Tembaga II oksida (CuO) sebanyak 1,375 g dipanaskan dengan gas hidrogen (H2 ). Setelah pemanasan selesai, ternyata massa Cu menjadi 1,098 g. Pada percobaan lainnya sebanyak 1,179 g Cu dilarutkan dalam asam nitrat (HNO3 ) kemudian dibakar menghasilkan CuO. Massa CuO setelah pembakaran adalah 1,476 g. Buktikan melalui perhitungan bahwa hukum perbandingan tetap pada kasus ini dipenuhi!

Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII Halaman 186 "Rajin Berlatih"

Jawaban:

(1) Percobaan 1

Massa CuO (g) : 1,375

Massa Cu (g) : 1,098

Massa O (g) : 1,375 – 1,098 = 0,277

Perbandingan Cu: O : 1,098 : 0,277 = 4

(2) Percobaan 2

Massa CuO (g) : 1,476

Massa Cu (g) : 1,179

Massa O (g) : 1,476 – 1,179 = 0,297

Perbandingan Cu: O : 1,179 : 0,297 = 4

Perbandingan Cu : O = 4 : 4 = 1 : 1

Hukum perbandingan tetap dapat dipenuhi.

2. Unsur natrium (Na) dan belerang (S) bereaksi dalam perbandingan 23 : 16 membentuk senyawa natrium sulida (Na2 S). Jika 50 g Na bereaksi dengan 32 g S maka:

a. Berapa gram senyawa Na2 S yang terbentuk?

b. Tentukan unsur mana yang berlebih!

c. Berapa massa unsur yang berlebih itu?

Uraikan jawaban kalian berdasarkan konsep hukum perbandingan tetap.

Jawaban:

Perbandingan Na : S = 23 : 16

Na/S = 23/16 = 50 g/ x g

X = 34,782 gr

Menurut perhitungan di atas, massa S yang bereaksi 34,782 gram, padahal S yang tersedia hanya 32 gram, artinya S habis bereaksi.

Karena S habis bereaksi, maka kita hitung massa Na yang bereaksi.

Na/S = 23/16 = x g/32 g

X = 46 gr

Jadi, Na yang bereaksi sebanyak 46 gram dan menyisakan 4 gram yang tidak bereaksi.

Dengan demikian,

Keadaan Awal : Na = 50 ; S = 32 ; Na2S = -

Keadaan Reaksi : Na = 46 ; S = 32 ; Na2S = 78

Keadaan Sisa : Na = 4 ; S = 0 ; Na2S = 78

a. Na2S yang terbentuk adalah 46 g + 32 g = 78 g

b. Unsur yang bersisa adalah unsur Na sebanyak 4 g

c. Perbandingan Na : S = 46 : 32 = 23 : 16 (terbukti)

Kontributor : Kanita

Load More