- Satreskrim Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai menggagalkan keberangkatan 13 calon haji nonprosedural pada Jumat, 22 Mei di Bali.
- Para jamaah membayar ratusan juta rupiah untuk berangkat ke Arab Saudi via Malaysia menggunakan dokumen izin tinggal ilegal.
- Polisi telah memulangkan seluruh calon jamaah dan kini sedang memburu pihak penyelenggara perjalanan haji tidak resmi tersebut.
SuaraBali.id - Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menyelidiki dugaan penyelenggaraan haji nonprosedural setelah menggagalkan keberangkatan 13 orang jamaah calon haji di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (22/5) malam.
Kepala Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ajun Komisaris Polisi R. Ritonga di Mangupura, Kabupaten Badung, Minggu, mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai terkait adanya rombongan jamaah calon haji yang hendak berangkat ke Malaysia.
Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satreskrim langsung melakukan penyelidikan di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dari hasil pemeriksaan awal, rombongan tersebut diduga akan melanjutkan perjalanan dari Malaysia menuju Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji menggunakan kartu izin tinggal.
"Petugas melakukan pencegahan keberangkatan dan pendalaman terhadap 13 orang jamaah calon haji yang diduga akan melaksanakan ibadah haji secara nonprosedural," ujar Ritonga.
Dalam penyelidikan sementara, para jamaah calon haji mengaku mendaftar melalui pihak tertentu yang menawarkan paket haji dengan biaya berkisar Rp250 juta hingga Rp300 juta per orang.
Mereka diarahkan berkumpul di Bali sebelum diberangkatkan ke Malaysia dan selanjutnya menuju Arab Saudi.
Beberapa orang jamaah calon haji juga mengaku pernah melaksanakan umrah menggunakan visa kerja dan diarahkan membuat iqama yang disebut akan digunakan untuk ibadah haji.
Dari penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 13 paspor Republik Indonesia, dua bukti pemesanan tiket Malaysia Airlines, serta 12 dokumen foto iqama Arab Saudi.
Baca Juga: Harta Mewah Koruptor Bandara Lombok di Bali Bakal Dilelang
Adapun 13 orang jamaah calon haji yang diperiksa masing-masing berinisial R, Mj, S, H, AR, ARd, O, AH, Mu, HK, NM, MS, dan N. Mereka berasal dari sejumlah daerah, yakni Banyuwangi, Sidoarjo, Denpasar, Kulon Progo, dan Makassar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Inspektur Polisi Dua I Gede Suka Artana mengatakan seluruh jamaah calon haji itu telah dipulangkan secara mandiri ke daerah asal masing-masing.
"Sedangkan terhadap pihak yang diduga sebagai penyelenggara maupun pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran oleh petugas," ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran keberangkatan haji nonprosedural yang tidak melalui jalur resmi pemerintah serta memastikan biro perjalanan maupun penyelenggara haji memiliki izin resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harta Mewah Koruptor Bandara Lombok di Bali Bakal Dilelang
-
Bukan Penjara, Kejaksaan Lombok Tengah Ubah Pelaku Kejahatan Jadi Tenaga Kerja Handal
-
Bukan Mistis, Ini Cara Keren Fadli Zon Kenalkan Keris ke Generasi Digital
-
Warga Lombok Temukan Harta Karun Keramik Kuno Saat Bongkar Makam, Videonya Viral
-
Puluhan Ritel Modern Tutup Karena Koperasi Merah Putih? Ini Penjelasan Pemerintah Lombok Tengah