- Takjil manis dikonsumsi saat berbuka puasa Ramadan untuk mengembalikan energi dan kadar gula darah tubuh.
- Terdapat lima rekomendasi minuman takjil sehat yang menggunakan pemanis alami sebagai pengganti gula dan sirup.
- Konsumsi olahan buah alami berdampak positif untuk menjaga hidrasi serta daya tahan tubuh selama berpuasa.
SuaraBali.id - Bulan Ramadan rasanya tak asing lagi dengan istilah ‘Menu Takjil’.
Takjil sendiri merupakan kudapan atau makanan ringan untuk membatalkan puasa.
Takjil ini biasanya berupa makanan manis, seperti sup buah, kolak pisang, es campur maupun sepotong kue.
Mayoritas takjil memiliki cita rasa yang manis, karena sebagai sumber untuk mengembalikan energi lebih cepat.
Seperti yang diketahui, selama kurang lebih 12 jam berpuasa, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah, sehingga takjil dengan rasa manis ini membantu mengurangi rasa lemas dan tubuh siap menerima makanan berat setelahnya.
Seiring berjalannya waktu, berbagai menu takjil menggugah selera, kini bukan hanya sekedar mengembalikan energi saja, namun ada berbagai macam risiko dibaliknya.
Kira-kira menu takjil bagaimana yang aman dikonsumsi ya?
Berikut beberapa rekomendasi menu takjil yang sehat dan bergizi:
1. Es Kelapa Naga
Baca Juga: Ini Alasan Anak Rantau Wajib Ikut Megibung Akbar Ramadan di Bali : Makan Pakai Daun Pisang
Olahan es yang satu ini dijamin sehat, karena rasa manisnya didapatkan dari susu low fat, sehingga tidak menggunakan sirup maupun gula.
Bahan-bahannya juga berasal dari buah Naga yang mengandung Vitamin C, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu produksi sel darah putih yang dapat melawan infeksi.
Rahasia Bahan-bahannya:
- Nutrijell Plain
- Daging Kelapa Muda
- Buah Naga
- Air Kelapa
- Susu low fat
- Es Batu
2. Es Susu Kurma Cincau
Takjil “Es Susu Kurman Cincau” ini memiliki rasa manis yang khas dari buah kurma, sehingga tanpa campuran gula dan sirup.
Buah Kurma dapat meningkatkan energi dengan cepat, karena merupakan sumber fruktosa alami yang cepat diserap tubuh.
Rahasia Bahan-Bahannya:
- Kurma 9 biji
- Susu low fat 500 ml
- Nutrijell cincau 1 bungkus (15 gr)
- Es Batu
(Untuk 7 porsi)
3. Es Kuwut Melon
Takjil “Es Kuwut Melon” yang satu ini juga tidak menggunakan sumber rasa manis dari gula maupun sirup, melainkan dari madu.
Warna hijau pada es juga alami, didapatkan dari air Melon, sehingga sebagai pengganti sirup.
Seperti diketahui, Buah Melon mengandung Vitamin C yang dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh.
Sistem kekebalan manusia sangat kompleks sehingga membutuhkan nutrisi penting agar berfungsi dengan baik.
Rahasia Bahan-Bahannya:
- Kelapa Muda 280 gr
- Melon serut 350 gr
- Chiaseeds 10 gr
- Jeruk Nipis 2 buah
- Air Kelapa 500 ml
- Air Melon 150 ml (Blender melon 100 gr dengan air 150 ml, saring ambil airnya) ini bisa sebagai pewarna hijau pengganti sirup)
- Madu 3 sdm
- Es Batu
4. Es Semangka Jeruk Nipis
Takjil “Es Semangka Jeruk Nipis” ini mendapatkan rasa manis dari Madu, bukan dari sirup maupun gula.
Buah Semangka mengandung 92% air dan elektrolit yang baik untuk menghidrasi tubuh.
Sehingga mengkonsumsi buah semangka dapat mencegah dehidrasi selama seharian berpuasa dan menurunkan suhu tubuh.
Rahasia Bahan-Bahannya:
- Buah Semangka potong kecil-kecil 300 gr
- Rumput Laut 150 gr
- Chiaseeds 10 gr
- Jus Semangka secukupnya
- Madu 1 sdm
- Jeruk Nipis 1 buah
- Es Batu
5. Es Timun Jeruk
Takjil ‘Es Timun Jeruk” ini memiliki cita rasa yang asam namun tetap menyegarkan ditenggorokan.
Tanpa gula maupun sirup, rasa manis pada minuman segar ini berasal dari campuran madu.
Seperti diketahui Mentimun (Timun) ini memiliki kandungan air yang sangat tinggi, sehingga jika dikonsumsi dapat membantu menambah hidrasi dan memenuhi asupan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
Rahasia Bahan-Bahannya:
- Timun Serut
- Jeruk Kasturi
- Selasih
- Madu
- Es Batu
Beberapa takjil menyegarkan diatas bisa menjadi rekomendasi anda saat berbuka.
Penting memilih takjil ataupun menu berbuka lainnya yang sehat dan bergizi, karena Kesehatan anda harus tetap terjaga selama satu bulan berpuasa.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Awas Gula Darah Naik! Ini 5 Ide Takjil Manis Menyegarkan Tanpa Gula dan Sirup
-
Serangan Siber Lewat APK Palsu Makin Canggih dan Terstruktur
-
Ini Alasan Anak Rantau Wajib Ikut Megibung Akbar Ramadan di Bali : Makan Pakai Daun Pisang
-
Tidur di Masjid Tanpa Identitas, 7 Pria Asal Bangladesh Akan Dideportasi dari Bali
-
Jadwal Buka Puasa Kota Denpasar dan Sekitarnya Sabtu 21 Februari 2026