- Materi Pendidikan Pancasila Kelas VI Kurikulum Merdeka membahas toleransi menghormati perbedaan budaya dan agama dalam kehidupan sehari-hari.
- Contoh soal menguji sikap menghargai perbedaan bahasa daerah, hak beragama dalam pemilihan ketua kelas, serta toleransi saat menyajikan makanan.
- Artikel menyajikan kunci jawaban soal esai mengenai sikap dalam kelompok, pelestarian budaya, hingga pasal UUD terkait kebebasan beragama.
SuaraBali.id - Dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI Kurikulum Merdeka Bab 5 bertemakan “Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama dalam Kehidupan Sehari-hari”.
Melansir dari buku Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas VI (2023) karya Mohamad Alwi Lutfi, Listia dan Khristina Antariningsih dalam Bab tersebut siswa dijelaskan mengenai sikap toleransi dengan menghormati perbedaan budaya dan agama di lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada halaman 110 terdapat soal pilihan ganda dan Esai yang harus diselesaikan siswa. Berikut kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kelas VI Halaman 110.
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas VI Halaman 110
A. Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberikan tanda silang pada huruf A, B, C, atau D.
1. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020, hanya 6162% generasi muda yang menggunakan bahasa daerah di lingkungan keluarga. Karena tidak adanya pembiasaan di lingkungan keluarga dan latar belakang orang tua yang berbeda, makin banyak generasi muda yang tidak menggunakan bahasa daerah. Jika ayahmu berasal dari suku Jawa dan ibumu berasal dari suku Batak, bagaimana kamu menyikapi hal tersebut?
A. Tidak perlu belajar bahasa Jawa dan Batak, tetapi lebih mengutamakan belajar bahasa Indonesia karena itu adalah toleransi dalam keberagaman budaya.
B. Menggunakan bahasa Indonesia serta hanya belajar bahasa Jawa karena lebih mudah dipelajari dan mengikuti bahasa daerah Ayah.
C. Menggunakan bahasa Indonesia serta hanya belajar bahasa Jawa karena lebih mudah dipelajari dan mengikuti bahasa daerah Ibu.
Baca Juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas XII Uji Kompetensi Halaman 187
D. Menggunakan bahasa Indonesia, tetapi berusaha mempelajari dan mempraktikkan bahasa Jawa dan bahasa Batak untuk melestarikan bahasa daerah.
Jawaban: D. Menggunakan bahasa Indonesia, tetapi berusaha mempelajari dan mempraktikkan bahasa Jawa dan bahasa Batak untuk melestarikan bahasa daerah.
2. Kelas VI SD Persahabatan memiliki siswa dengan agama beragam. Ada 20 siswa beragama Islam, 5 siswa beragama Katolik, dan 3 siswa beragama Khonghucu. Dengan kondisi kelas seperti itu, siswa yang berhak dalam pencalonan ketua kelas adalah…
A. siswa beragama Islam karena jumlahnya lebih banyak
B. semua siswa berhak menjadi calon ketua kelas karena semua memiliki hak yang sama
C. siswa beragama Katolik karena berada di antara jumlah paling sedikit dan paling banyak
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total
-
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?