- Materi Pendidikan Pancasila Kelas VI Kurikulum Merdeka membahas toleransi menghormati perbedaan budaya dan agama dalam kehidupan sehari-hari.
- Contoh soal menguji sikap menghargai perbedaan bahasa daerah, hak beragama dalam pemilihan ketua kelas, serta toleransi saat menyajikan makanan.
- Artikel menyajikan kunci jawaban soal esai mengenai sikap dalam kelompok, pelestarian budaya, hingga pasal UUD terkait kebebasan beragama.
D. siswa beragama Khonghucu karena jumlahnya sedikit sehingga diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin kelas
Jawaban: B. semua siswa berhak menjadi calon ketua kelas karena semua memiliki hak yang sama
3. Dalam agama Hindu, terdapat anjuran bagi umat untuk tidak me ngonsumsi daging sapi. Suatu hari, ada teman kalian yang beragama Hindu datang ke rumah. Kebetulan, ibumu sedang memasak bakso sapi. Tindakan yang akan kamu lakukan untuk menghargai agama temanmu adalah…
A. langsung menghidangkan dan mempersilakannya makan bakso sapi
B. menanyakan apakah temanmu bersedia memakan bakso sapi
C. mencarikan pilihan makanan lainnya
D. membujuk temanmu untuk mencicipi bakso sapi yang telah dihidangkan
Jawaban: B. menanyakan apakah temanmu bersedia memakan bakso sapi
4. Izul berasal dari Sumatra Barat. Sesuai tradisi, keluarganya selalu menyajikan makanan pedas. Suatu hari Sedi berkunjung ke rumah Izul untuk mengerjakan tugas kelompok. Saat makan siang, Izul menghidangkan masakan yang pedas, sedangkan Sedi tidak terbiasa dengan masakan pedas. Tindakan yang sebaiknya Sedi lakukan adalah…
Baca Juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas XII Uji Kompetensi Halaman 187
A. menyampaikan ketidaksukaannya terhadap makanan pedas
B. mencicipi sedikit makanan untuk menghormati tuan rumah
C. memaksakan diri memakan hidangan pedas
D. meminta Izul menyediakan pilihan makanan lainnya
Jawaban: B. mencicipi sedikit makanan untuk menghormati tuan rumah
5. Upacara adat rambu solok atau disebut aluk rambu solok adalah salah satu tradisi suku Toraja. Upacara adat tersebut merupakan upacara adat pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada seseorang yang sudah meninggal. Upacara adat ini mengeluarkan biaya cukup tinggi karena dilakukan selama beberapa hari dan biasanya disertai penyembelihan kerbau, sapi, dan babi, yang dagingnya dibagi-bagikan kepada warga sekitar. Jika kalian berasal dari Aceh atau Bali dan pada saat itu berada di Toraja, sikap toleransi yang dapat dilakukan adalah…
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Hati-hati! Polisi Ungkap Sindikat Haji Ilegal dengan Tarif Rp300 Juta, Begini Modusnya
-
Harta Mewah Koruptor Bandara Lombok di Bali Bakal Dilelang
-
Bukan Penjara, Kejaksaan Lombok Tengah Ubah Pelaku Kejahatan Jadi Tenaga Kerja Handal
-
Bukan Mistis, Ini Cara Keren Fadli Zon Kenalkan Keris ke Generasi Digital
-
Warga Lombok Temukan Harta Karun Keramik Kuno Saat Bongkar Makam, Videonya Viral