- Aksi bersih pantai serentak diadakan di Pantai Kedonganan, Badung, pada Jumat, 6 Februari 2026, oleh berbagai elemen masyarakat.
- Lapas Kelas IIA Kerobokan melibatkan sepuluh narapidana terpilih untuk pertama kalinya dalam kegiatan sosial di luar lapas.
- Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran penanganan sampah nasional dan mempersiapkan warga binaan berintegrasi kembali.
SuaraBali.id - Berbagai elemen masyarakat memenuhi Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Jumat (6/2/2026) pagi.
Di sepanjang pantai, relawan yang berasal dari beragam institusi itu giat membersihkan sampah kiriman di pesisir pantai.
Termasuk juga 10 orang narapidana aktif yang diajak oleh Lapas Kelas IIA Kerobokan untuk membantu proses pembersihan pantai.
Para narapidana yang mengenakan seragam kaos polo berwarna biru tua itu nampak totalitas dalam membersihkan sampah hingga masuk ke bibir pantai.
Sampah yang mengambang di air juga tak lepas dari pantauan mereka.
Meski merupakan warga binaan lapas, mereka sengaja dilibatkan untuk mulai membiasakan mereka terhadap lingkungan masyarakat.
Sehingga saat mereka bebas nanti, mereka bisa berbaur dengan baik di tengah masyarakat.
“Hari ini personil kami 25 orang, dan 10 itu warga binaan. Warga binaan yang sudah kami seleksi dan sudah menjalani masa pidana dan mereka siap untuk bebas terlibat di masyarakat,” ungkap Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono.
Hudi menjelaskan jika upaya ini menjadi yang pertama bagi Lapas Kerobokan untuk melibatkan warga binaan dalam kegiatan seremonial di luar areal Lapas.
Baca Juga: 1.400 Pengusaha Horeka di Bali Terancam Penjara
Sepuluh orang yang dipilih juga melalui seleksi dengan syarat telah menjalani pidana lebih dari separuh masa hukumannya.
Dia memaparkan jika warga binaan yang dilibatkan sebelumnya terjerat kasus pidana seperti narkoba hingga kasus asusila.
Para napi yang terlibat ada yang harus menjalani masa hukuman paling lama 4 tahun.
“Kami tergerak untuk melaksanakan kegiatan ini karena warga binaan juga adalah bagian dari masyarakat Bali, tentunya punya tanggung jawab untuk kebersihan pantai ini,” tuturnya.
“Mereka sudah setengah menjalani pidana dan siap untuk berintegrasi dgn masyarakat,” imbuh Hudi.
Dalam pelaksanaannya, Hudi menyebut pihaknya tidak memberikan pengawasan khusus terhadap para narapidana yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham
-
Nobar Film 'Pesta Babi' di Unram Dibubarkan, Wakil Rektor: Saya Hanya Menjalankan Perintah
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen
-
Ekosistem Holding UMi Dorong Literasi Keuangan dan Transformasi Pelaku Usaha Mikro
-
Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya