- Berbagai tradisi lokal seperti Megengan, Padusan, dan Meugang dilakukan sebagai persiapan menyambut Ramadhan.
- Tradisi ini mencakup ritual penyucian diri, ziarah kubur, dan kenduri sebagai permohonan ampunan Ilahi.
- Contoh lain meliputi Dugderan di Semarang untuk pengumuman awal bulan dan Malamang di Sumatera Barat.
3. Meugang (Aceh)
Meugang merupakan tradisi yang berasal dari Aceh. Meugang pertama kali dirayakan sejak masa Kerajaan Aceh yang bertepatan dengan proses penyebaran agama Islam kala itu.
Awal perayaan Meugang dilakukan ketika masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda Tahun 1607 – 1636 M.
Perayaan ini dihadiri oleh para Menteri, sultan, ulama dan pembesar Kerajaan.
Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa Syukur Sultan Iskandar Muda atas kesejahteraan rakyat Aceh dan dalam menyambut bulan Ramadhan.
Oleh karena itu, Raja memerintahkan untuk memotong hewan ternak dalam jumlah yang cukup besar agar bisa dibagikan secara gratis kepada Masyarakat.
4. Dugderan (Semarang)
Tradisi Dugderan dari Semarang, Jawa Tengah ini merupakan warisan budaya yang sudah berlangsung lebih dari satu abad.
Sejarah Dugderan ditelusuri sejak Tahun 1881 pada masa kepemimpinan Bupati Semarang, Raden Mas Tumenggung Aryo Purboningrat.
Baca Juga: Nostalgia! 5 Permainan Tradisional Lombok Masih Dimainkan Anak-anak di Era Smartphone
Saat itu, Masyarakat belum memiliki sistem komunikasi yang efektif untuk mengetahui awal Ramadhan.
Sang Bupati kemudian menciptakan inovasi berupa pengumuman resmi yang ditandai dengan bunyi bedug (Dug) sebanyak 17 kali dan dentuman Meriam (Der) sebanyak 7 kali.
Dari sinilah istilah Dugderan muncul. Masyarakat Semarang melestarikan tradisi ini dengan berbagai kegiatan, seperti pawai budaya, hingga pasar rakyat yang menjajakan berbagai kerajinan serta kebutuhan Ramadhan.
5. Nyadran (Jawa Tengah)
Tradisi Nyadran ini berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sudah dipercaya selama ratusan tahun.
Nyadran berasal dari kata ‘sraddha’ yang artinya keyakinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Jangan Tertipu! 5 Jenis Surat Tanah Wajib Anda Bedakan Sebelum Beli Rumah
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 214 Aktivitas 7.2
-
Mencari Jejak Penculik WNA Asal Ukraina: DNA Ibu Korban Cocok Dengan Bercak Darah
-
Waspada! 5 Risiko Mengerikan Jika Sertifikat Tanah Anda Masih Atas Nama Pemilik Lama
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 129: Media Cetak vs Media Elektronik