- Pesta Kesenian Bali XLVIII resmi dibuka melalui pawai budaya Peed Aya di Kota Denpasar pada Sabtu, 13 Juni 2026.
- Sebanyak 3.430 seniman dari berbagai wilayah di Bali dan ISI Bali berpartisipasi menampilkan parade tradisi bagi ribuan pengunjung.
- Gubernur Bali beserta jajaran pemerintah pusat membuka acara yang mengusung tema penyucian jiwa dan penguatan kesadaran diri masyarakat.
SuaraBali.id - Panasnya terik matahari di Kota Denpasar, Sabtu (13/6/2026) sore menjadi lampu hijau dibukanya Peed Aya atau Pawai Budaya dalam Pembukaan Pesta Kesenian Bali XLVIII.
Ribuan orang, termasuk turis asing rela berdesakan untuk menonton pawai yang digelar setahun sekali itu.
Dibuka sekitar pukul 14.30 WITA, Perwakilan masing-masing kabupaten dan kota di Bali mulai menampilkan paradenya. Pawai itu dibuka oleh duta Kabupaten Jembrana dan diikuti Karangasem.
Meskipun di bawah teriknya matahari, Judith (37) seorang wisatawan asal Austria antusias berada di depan pagar pembatas untuk melihat pawai dari depan. Dia datang versama keluarga termasuk anaknya.
“Ya ini sangat panas, tapi saya tidak peduli. Saya sangat senang untuk melihat dari sini,” kata Judith saat ditemui di tengah kerumunan penonton.
Momen ini bukan menjadi kali pertama bagi perempuan itu berkunjung ke Bali. Namun, perempuan itu mengaku baru pertama kali berkesempatan menonton Pesta Kesenian Bali.
Dia menceritakan jika temannya yang berasal dari Bali menjadi orang yang pertama kali memberitahunya terkait pawai ini.
Sejak mengetahui hal tersebut, dia sudah sangat berminat untuk melihat parade budaya ini secara langsung.
“Saya punya teman sekolah dari Bali dan bersama selama satu tahun. Saya selalu ingin mengunjungi Bali jadi begitulah,” tuturnya.
Baca Juga: Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
Menurutnya, parade budaya yang ditampilkan dalam pembukaan PKB ini sangat menggambarkan tradisi di Bali.
Namun, dia mengharapkan agar setiap pelaku seni agar selalu menjaga makna dari setiap tradisi dan penampilan untuk menjaga makna dari tradisi yang ada.
“Sangat bagus dengan ada tradisi seperti ini. Tapi harus dijaga agar tidak hanya menjadi sekedar pertunjukan. Makna dari setiap tradisinya harus tetap dijaga,” tuturnya.
Peed Aya PKB tahun ini diikuti oleh 3.430 seniman yang mewakili 9 kabupaten kota se-Bali dan penampilan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Bali.
Pada tahun ini, PKB mengusung tema Atma Kerthi: Jiwa Siddha Parishudha atau penyucian jiwa dan penguatan kesadaran diri sebagai landasan membangun kehidupan yang harmonis.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali Ida Bagus Alit Suryana menjelaskan jika tema tersebut mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai warisan leluhur Bali, seperti gotong royong, saling menghormati, serta menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!