- Berbagai tradisi lokal seperti Megengan, Padusan, dan Meugang dilakukan sebagai persiapan menyambut Ramadhan.
- Tradisi ini mencakup ritual penyucian diri, ziarah kubur, dan kenduri sebagai permohonan ampunan Ilahi.
- Contoh lain meliputi Dugderan di Semarang untuk pengumuman awal bulan dan Malamang di Sumatera Barat.
SuaraBali.id - Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah akan ditemui sebentar lagi. Dalam kurun waktu 35 hari lagi, umat muslim di Indonesia kembali dipertemukan dengan bulan yang penuh berkah tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan menyambut Bulan suci Ramadhan, di setiap daerah biasanya memiliki tradisi sendiri – sendiri.
Tradisi tersebut sudah turun temurun dilakukan sampai saat ini. Salah satu contohnya seperti tradisi Megengan yang biasa dilakukan orang Jawa.
Tradisi ini dilakukan dengan selamatan atau kenduri sebagai permohonan ampunan kepada Allah sebelum memasuki bulan suci.
Tak hanya itu, masih banyak lagi tradisi – tradisi lainnya yang biasa dilakukan menjelang Bulan Ramadhan, berikut ulasannya:
1. Megengan (Jawa Tengah dan Jawa Timur)
Megengan merupakan tradisi Masyarakat Jawa dalam menyambut bulan puasa (Ramadhan).
Masyarakat biasanya berbondong – bondong untuk berziarah kubur terlebih dahulu, membersihkannya serta menaburi bunga di atasnya dan mendoakannya.
Kemudian megengan dimulai pada waktu petang hari dengan dihadiri para tamu undangan (Masyarakat) berdoa bersama serta makan ambengan (sajian) bersama.
Baca Juga: Nostalgia! 5 Permainan Tradisional Lombok Masih Dimainkan Anak-anak di Era Smartphone
2. Padusan (Jawa Tengah dan Jawa Timur)
Padusan masih menjadi tradisi kental Masyarakat Jawa yang biasa dilakukan menjelang Ramadhan.
Di zaman Kerajaan Majapahit, para kesatria, pujangga, brahmana, dan empu, kerap melakukan padusan untuk menyucikan diri.
Secara umum, arti padusan adalah tradisi mandi – mandi yang biasanya dilakukan sebelum Ramadhan oleh Masyarakat Jawa.
Padusan sendiri berasal dari kata ‘adus’ yang berarti mandi. Ketika menjalankan tradisi padusan, Masyarakat Jawa umumnya akan mandi atau berendam di sumber mata air.
Tujuan Padusan adalah untuk membersihkan diri, baik lahir maupun batin, sebelum bulan suci Ramadhan tiba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan
-
Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan
-
Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah