- Hujan lebat dan angin kencang melanda Denpasar dan Badung Selatan pada Kamis, 8 Januari 2025, menyebabkan banjir dan kerusakan.
- Beberapa ruas jalan tergenang air hingga setinggi lutut, namun dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun pengungsi akibat kejadian.
- Angin kencang merusak atap enam bangunan kafe di Pantai Jimbaran, Badung, dan saat ini sedang dilakukan pembersihan puing.
SuaraBali.id - Cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang melanda Kota Denpasar dan Kabupaten Badung bagian selatan sejak Kamsi (8/1/2025) pagi.
Peristiwa itu menyebabkan dampak berupa banjir dan bangunan rusak di sekitar wilayah tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Bali mencatat ada sejumlah ruas jalan tempat tergenangnya air akibat cuaca buruk. Titik di Jalan Bypass Ngurah Rai Mumbul memiliki ketinggian air hingga selutut orang dewasa.
Sementara titik lainnya seperti di Jalan Tukad Irawadi dan Jalan Pungutan, air banjir sempat memasuki rumah warga.
Sementara di kawasan Nusa Dua, Renon, Jalan Sudirman hingga Waturenggong, air menggenangi antara semata kaki hingga setinggi betis orang dewasa.
Kepala BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya menjelaskan jika tidak ada korban dari kejadian tersebut.
“Tidak ada banjir, itu genangan rata-rata selutut orang dewasa. Belum ada laporan korban, tidak ada juga pengungsian,” ungkapnya saat dihubungi pada Kamis (8/1/2025).
Sementara itu, 6 bangunan kage yang ada di sepanjang Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung juga rusak pasca diterjang angin kencang.
Kafe yang berada pada areal Cafe 9 itu terdampak angin kencang yang terjadi sejak pukul 03.00 WITA dini hari.
Baca Juga: Begini Cara Bandara Ngurah Rai Bali Cegah Virus Superflu
Kerusakan yang dialami bangunan tersebut berupa atap yang jebol. Keenam kafe yang terdampak meliputi Cafe Nyoman, Cafe Lia, Cafe Denas, Cafe Bayang, Cafe Bambu, dan Cafe Jimbaran Beach.
Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Komang Agus Dharmayana mengungkap jika hanya ada kerusakan materiil akibat peristiwa tersebut dan tidak ada korban yang ditimbulkan.
Agus mengungkap jika saat ini dilangsungkan pembersihan puing bangunan kafe yang rusak.
“Saat ini, proses pembersihan puing-puing bangunan kafe yang terdampak masih menunggu penanganan lebih lanjut dari BPBD Kabupaten Badung. Secara umum, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali,” tutur Agus.
Selain itu, terkait banjir yang terjadi di Kuta Selatan, Agus menyebut jika kondisi air berangsur surut karena cuaca sudah membaik.
“Mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan air dan pohon tumbang, serta menghindari melintas di jalur yang tergenang cukup dalam demi keselamatan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lewat BRImo, BRI Hadirkan Layanan Tebus Gadai Praktis dengan Bonus Cashback
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Penalaran Umum 2
-
Bingung Pilih Jurusan Kuliah? Intip Daftar Jurusan PTN Agar Masa Depan Tidak Salah Langkah
-
Kepsek SMP Wisata Sanur Murka, Sekolahnya Jadi Tempat Pembuangan Sampah
-
Hewan Kurban Kehausan, Karantina NTB Salurkan 5.000 Liter Air