Muhammad Yunus
Minggu, 04 Januari 2026 | 21:16 WIB
BBMKG Wilayah III Denpasar mencatat sebanyak 547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025 [Suara.com/BMKG]
Baca 10 detik
  • BBMKG Wilayah III Denpasar mencatat 547 gempa bumi di Bali selama 2025, sepuluh di antaranya dirasakan.
  • Aktivitas kegempaan Bali 2025 didominasi magnitudo di bawah 3, dengan puncak terjadi pada November 2025.
  • Gempa terbesar 2025 mencapai magnitudo 5,4 pada April, berdampak hingga Lombok dan Sumbawa.

SuaraBali.id - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mencatat sebanyak 547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025.

"Dari total jumlah kejadian itu, 10 gempa diantaranya dirasakan," kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Minggu (4/1).

Pusat Gempa Regional (PGR) III mencatat jumlah gempa bumi itu lebih rendah dibandingkan jumlah gempa bumi yang terjadi pada tahun 2024 yang saat itu mencapai 582 kali dengan mayoritas kekuatan magnitudo di bawah 3.

Ia merinci pada tahun 2025 aktivitas kegempaan sama dengan tahun 2024 yaitu didominasi gempa bumi berkekuatan magnitudo di bawah 3 dengan kedalaman dangkal hingga kurang dari atau sama dengan 60 kilometer, yaitu sebanyak 331 kejadian.

Sepanjang tahun 2025, lanjut dia, jumlah kejadian gempa bumi terbanyak terjadi pada November 2025 sebanyak 115 kali gempa bumi.

Sedangkan gempa bumi dengan magnitudo paling besar mencapai 5,4 terjadi pada 17 April 2025 dengan episenter berjarak 303 kilometer arah tenggara Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dengan intensitas yang dirasakan hingga ke Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sementara itu untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, PGR III mencatat berdasarkan data seismisitas wilayah Provinsi Bali, NTB, dan sebagian NTT, selama 2025 ada 6.215 kejadian gempa bumi, sebanyak 67 kejadian diantaranya gempa bumi yang dirasakan.

Pada periode itu, kata dia, aktivitas kegempaan didominasi gempa bumi juga sama yakni berkekuatan magnitudo di bawah 3, dengan kedalaman dangkal hingga kurang dari atau sama dengan 60 kilometer yaitu 4.875 kejadian.

Ada pun kejadian gempa bumi terbanyak di tiga provinsi itu terjadi pada Januari yaitu sebanyak kejadian 795 gempa bumi.

Baca Juga: 10 Vila Mewah di Bali Ludes Terbakar

Load More