- Dono Kasino Indro dari PKS dilantik menjadi anggota DPRD Lombok Tengah pada Senin (1/12/2025) melalui mekanisme PAW.
- Ia menggantikan Mahrup dari fraksi yang sama yang tersandung kasus korupsi untuk periode jabatan 2024–2029.
- Politikus tersebut memiliki latar belakang petani, operator alat berat, serta pernah menjadi staf dan ketua kelompok tani.
SuaraBali.id - Nama yang identik dengan legenda komedi Indonesia kini resmi berada di panggung politik daerah. Dono Kasino Indro, politikus PKS, hari ini dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Politikus ini, yang berasal dari Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, menggantikan rekan separtainya, Mahrup, yang sebelumnya terjerat kasus korupsi.
Anak Petani
Meskipun namanya mengingatkan pada trio Warkop DKI, Dono Kasino Indro memiliki latar belakang yang kental dengan akar masyarakat. Dalam momen pelantikannya di Kantor DPRD Lombok Tengah, Senin (1/12/2025), ia menyampaikan identitasnya dengan lugas.
"Latar belakang saya adalah petani, dan anak petani," ujar Dono Kasino Indro singkat saat dijumpai di sela-sela sidang paripurna.
Pria berusia 37 tahun ini tercatat memiliki riwayat pekerjaan sebagai operator alat berat sejak tahun 2021 dan pernah menjadi ketua kelompok tani pada 2019-2020.
Pengalaman di sektor riil dan administrasi desa (sebagai mantan staf Desa Mertak) diharapkan menjadi modal kuat dalam menyuarakan kebutuhan masyarakat. Dono Kasino Indro merupakan peraih suara terbanyak kedua dari PKS di Dapil Pujut-Praya Timur pada Pileg 2024.
Harapan pada Komitmen Moral
Pelantikan ini menjadi tindak lanjut dari Keputusan Gubernur NTB Nomor: 100.3.3.1-490 tahun 2025. Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan, secara resmi menyambut Dono Kasino Indro.
Baca Juga: Picu Keresahan Dan Polemik, Proyek Lift Kaca di Nusa Penida Akhirnya Dihentikan Sementara
"Saudara Dono Kasino Indro menggantikan Mahruf dari Fraksi PKS untuk sisa masa jabatan 2024-2029," kata Lalu Ramdan.
"Kami berharap saudara semoga dapat bekerja sama menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat kepada kita semua dengan sebaik-baiknya, sesuai sumpah yang telah diucapkan tadi,” ucapnya.
Senada, Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, menekankan pentingnya janji yang diucapkan.
“Sebagai wakil rakyat memiliki tanggungjawab besar untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, mengawal kebijakan pembangunan dan menjalin sinergi dengan Pemda untuk kemajuan Lombok Tengah,” katanya.
Bupati berharap pengalaman, dedikasi, dan semangat pengabdian yang dimiliki oleh Dono Kasino Indro dapat melanjutkan perjuangan secara maksimal dan penuh tanggung jawab.
Pathul juga menegaskan bahwa PAW adalah dinamika demokrasi yang sehat yang harus berkolaborasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern