- Pria bernama Gede Ardana tewas saat menyelam mencari ikan di Pantai Kalibukbuk, Bali, pada Kamis dini hari.
- Saksi menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di laut setelah korban sempat berteriak meminta tolong.
- Keluarga menolak autopsi jenazah karena korban memiliki riwayat penyakit jantung dan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas.
SuaraBali.id - Seorang pria bernama Gede Ardana (49) diketahui tewas saat menyelam untuk menembak ikan di Pantai Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (29/10) dini hari.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, korban berangkat menyelam sekitar pukul 23.00 Wita, Rabu (28/10).
"Sekitar pukul 03.00 WITA, pihak keluarga korban membawa korban ke rumah duka yang beralamat di Jalan Pisang, Desa Kalibukbuk," kata Iptu Yohana, Kamis (29/10).
Kronologisnya, sekitar pukul 23.00 WITA korban berangkat menyelam untuk menembak ikan di Pantai Jalan Kartika, Desa Kalibukbuk, Buleleng.
Kemudian sekitar pukul 01.30 WITA, korban sempat berteriak meminta tolong yang didengar oleh saksi bernama Made Supradnyana dan Kadek Budiartawan.
Kemudian, saksi berusaha menghubungi beberapa teman untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban yang sempat berteriak minta tolong dengan menggunakan perahu.
Selanjutnya, para saksi melakukan pencarian ke tengah laut dengan jarak kurang lebih 50 meter dari pinggir pantai menggunakan perahu.
Lalu, sekitar pukul 01.40 WITA saksi menemukan senter selam milik korban sekitar 20 meter.
Setelah, ditemukannya senter milik korban lalu ditemukan korban oleh sekira pukul 02.05 WITA sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Baca Juga: Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
"Sekitar pukul 02.30 WITA, keluarga korban tiba di lokasi kejadian," ujarnya.
Polisi kemudian menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Kalibukbuk dan mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengetahui kronologi peristiwa tersebut.
Iptu Yohana mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung.
Keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi pada jenazah korban. Polisi kemudian membantu proses evakuasi jenazah ke rumah duka.
"Pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian yang menimpa korban dan menolak untuk dilakukan otopsi. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung," ujarnya.
Kontributor : M Dafi
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo