-
Harga mobil listrik yang tinggi menjadi kendala utama. Pasar mobil listrik bekas 2025 menawarkan solusi dengan depresiasi harga yang menarik bagi pembeli.
-
Membeli mobil listrik bekas menjadi opsi realistis. Contohnya, BYD Atto 3 (2024) bekas dijual Rp355–400 jutaan, jauh di bawah harga barunya Rp520 jutaan.
-
Beragam pilihan mobil listrik bekas tersedia, seperti Wuling Air ev (2022) dan Hyundai IONIQ (2020), dengan kondisi masih prima dan usia yang relatif muda.
SuaraBali.id - Tren kendaraan ramah lingkungan semakin menjamur di kota-kota besar Indonesia. Bebas ganjil-genap dan biaya operasional yang receh menjadi daya tarik utama bagi kaum urban, khususnya Milenial dan Gen Z. Namun, ada satu tembok besar yang sering memupuskan harapan tersebut adalah harga.
Harus diakui, harga mobil Listrik yang cukup fantastis sering kali membuat orang berpikir lagi untuk bisa memilikinya. Pasalnya, mereka harus menyiapkan uang yang lumayan banyak untuk membeli mobil Impian.
Bagi first jobber atau keluarga muda, angka ratusan juta hingga miliaran rupiah tentu terasa berat. Alhasil, mobil Listrik kini seolah – olah hanya dimiliki oleh mereka yang berada dikalangan atas.
Tapi tenang, bagi anda yang masih bermimpi besar ingin memiliki mobil Listrik bisa digapai dengan berburu second-nya atau bekas. Di tahun 2025 ini, pasar mobil listrik bekas justru sedang mekar-mekarnya dengan depresiasi harga yang cukup menggiurkan bagi pembeli.
Dengan catatan tentunya memilih mobil Listrik bekas yang kondisinya masih prima dan bagus. Berikut informasi harga beberapa mobil Listrik bekas yang bisa menjadi pilihan anda:
1. BYD Atto 3 Superior SUV (2024)
BYD Atto 3 Superior memiliki ground clearance 175 mm dengan dimensi sebagai berikut: 4455 mm L x 1875 mm W x 1615 mm H. Tenaga Listrik mobil ini yakni 204 hp dengan kapasitas baterai 60,48 kWh.
Mobil Listrik dari BYD Atto 3 Superior SUV Tahun 2024 ini kondisi bekasnya bisa didapatkan dengan merogoh kocek Rp 355 – Rp 400 jutaan. Sementara harga barunya masih diangka Rp 520 jutaan.
2. Mini Cooper S Electric (2023)
Baca Juga: 4 Mobil Listrik Termurah di Indonesia, Harganya Bikin Nagih
Mini Cooper S Electric bertenaga 218 hp (160 kw) dengan jarak tempuh sampai 402 km. Kapasitas Baterai dari mobil ini yakni 49.2 kWh. Tampilan khas Mini Cooper dengan aksen kuning eksklusif yang menegaskan identitas listriknya.
Mobil ini banyak diminati karena bodynya yang elegan dan stylish. Mini Cooper S Electric Tahun 2023 ini kondisi bekasnya dibanderol di harga Rp 990 – Rp 996 jutaan. Sementara untuk harga barunya masih diangka Rp 1,117 Miliar.
3. Wuling EV Air ev Long Range Charging Pile (2022)
Wuling EV Air ev Long Range Charging Pile ini memiliki tipe bodi hatchback dengan dukungan tenaga motor electric 40ps dan mampu menempuh jarak hingga 300km. Untuk tipe baterai yang digunakan berkapasitas 17.3 – 26.7 kWh.
Mobil Listrik Wuling EV Air ev Long Range Charging Pile Tahun 2022 kondisi bekasnya bisa didapatkan diharga kisaran Rp 260 – Rp 265 jutaan. Sementara harga barunya masih diangka Rp 311 jutaan.
4. Nissan Leaf (2021)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Sirkuit Mandalika Akan Jadi Sirkuit Lari
-
Polisi Denpasar Gelar Patroli Besar Cegah Kejahatan Jalanan
-
Kenapa Udara Dingin Australia Pengaruhi Suhu di Bali? Ini Penjelasan BMKG
-
Live Medsos Saat Jam Kerja? Ini Sanksi Bagi ASN Lombok Tengah
-
QLola by BRI Dukung Payroll Perusahaan Lebih Cepat dan Minim Human Error