- Eks Penyidik KPK Yudi Purnomo menanggapi isu wacana Presiden Prabowo mengembalikan pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK)
- Yudi berharap isu tersebut benar terjadi; teman-temannya mayoritas ingin kembali untuk memulihkan nama baik lembaga anti-korupsi tersebut
- Meskipun isu tersebut belum terkonfirmasi, Yudi pribadi lebih memilih mendukung KPK dari luar dengan memberikan kritik konstruktif seperti saat ini
SuaraBali.id - Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2013 - 2021, Yudi Purnomo Harahap buka suara.
Soal isu adanya wacana Presiden Prabowo Subianto hendak mengembalikan Punggawa KPK.
Dalam podcastnya dengan Pakar Komunikasi Politik, Hendri Satrio, Yudi berharap teman – temannya dapat Kembali bergabung di KPK.
“Katanya dijamannya yang Pak Prabowo ini mau mengembalikan para punggawa KPK yang nggak lolos wawasan kebangsaan itu Kembali ke KPK, itu benar nggak sih desas – desusnya?,” tanya Hendri, dikutip dari youtube Hendri Satrio Official, Kamis (13/11/25).
“Ya kita harapkan itu benar ya. Sampai saat ini belum dapat update yang terbaru. Tetapi teman – teman saya lihat Sebagian besar ingin Kembali bekerja di KPK ya.,” jawab Yudi.
Sementara saat ditanya apakah dirinya juga ingin bergabung Kembali dengan KPK, Yudi justru mengatakan tidak. Pasalnya, Yudi merasa lebih diposisi sekarang dengan terus mendukung dari luar.
“Ya saya termasuk, tetapi kalau saya, saya lebih senang di luar ya kan, kritisi KPK seperti saat ini,” aku Yudi.
Menurut pengakuan Yudi, teman – temannya berharap ingin Kembali ke KPK tidak hanya untuk memberantas korupsi saja, melainkan juga ingin mengembalikan nama baik KPK.
“Sebagian besar teman – teman itu ingin Kembali ke KPK. Selain bekerja lagi memberantas korupsi, yang kedua kan untuk memulihkan nama baik, kan dicap merah tidak bisa dibina loh, kan serem amat,” kata Yudi.
Baca Juga: Akhirnya Jadi Pahlawan Nasional, Putra Presiden Soeharto Bersyukur
“Istilahnya kan benar – benar dianggap membangkang ya. Bahkan dianggap radikal Taliban,” sambungnya.
Yudi menegaskan bahwa pihaknya belum mengetahui pasti alasan Presiden Prabowo ingin mengembalikan punggawa KPK yang tidak lolos TWK.
Namun, besar harapan Yudi bahwa isu tersebut akan benar – benar terjadi, sehingga teman – temannya bisa Kembali memberantas korupsi.
“Saya belum tahu ya (alasannya) apa. Tetapi yang jelas isu itu memang ada. Makanya ya kita harapkan itu benar ya,” sebut Yudi.
“Inikan sudah mau akhir tahun ya, kalau bisa sih Desember nanti teman – teman yang ingin Kembali ke KPK itu bisa Kembali lah,” tambahnya.
Puluhan Pegawai KPK Diberhentikan Karena Tidak Lolos TWK
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Konsisten Dorong Ekonomi Kerakyatan, Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!
-
Ikan 'Kiamat' Terdampar di Pantai Pink Lombok, Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun
-
Bule Mesum di Halaman Rumah Warga Bali Ditangkap, Hendak Kabur ke Australia