- Presiden Prabowo membantah pemerintahannya dikendalikan oleh Jokowi dan berjalan atas kebijakannya.
- Prabowo mengkritik budaya mencari-cari kesalahan pemimpin yang sudah tidak lagi berkuasa.
- Menurutnya, pengabdian 10 tahun Jokowi harus dihargai atas prestasi inflasi dan pertumbuhan.
SuaraBali.id - Presiden Prabowo Subianto membantah bahwa pihaknya tidak dikendalikan oleh Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Meskipun kemenangannya disebut campur tangan dari Jokowi, namun Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya kini murni atas kebijakannya sendiri tanpa dikendalikan siapapun.
Prabowo menyayangkan adanya isu soal dirinya yang dikendalikan Jokowi, hingga berbagai macam dugaan negatif tentang Jokowi.
Menurutnya, budaya mencari – cari kesalahan para petinggi yang kini sudah tidak berkuasa lagi adalah budaya yang harus segera ditinggalkan.
“Saya lihat kok mulai ada budaya yang tidak baik. Apa ya, pemimpin dikuyu – kuyu, dicari – cari,” ujar Prabowo.
“Pada saat berkuasa disanjung – sanjung, ini budaya apa? Ini harus kita ubah,” tambahnya.
Prabowo kembali menegaskan bahwa pihaknya bukan sosok yang takut dengan Jokowi atau bahkan dikendalikan oleh Jokowi.
“Saya bukan Prabowo takut sama Jokowi, Prabowo masih dikendalikan oleh Pak Jokowi, enggak ada itu,” tegas Prabowo.
“Pak Jokowi itu tidak pernah nitip apa – apa sama saya,” imbuhnya.
Baca Juga: Pengaruh Prabowo Sangat Kuat Sampai 5 Tahun ke Depan : Fahri Hamzah Ungkap Alasannya
Prabowo menyebut pihaknya sudah berkata sejujur – jujurnya bahwa memang tidak pernah diperintah atau bahkan diberi pesan khusus oleh Jokowi.
“Ya saya harus katakan yang sebenarnya, kan begitu,” kata Prabowo.
“Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Oke, aku hopeng sama beliau kok takut,” tambahnya.
Menurut Prabowo, pengabdian Jokowi selama 10 tahun kepada negara harusnya dihargai dan diakui bagaimanapun keadaannya.
“Sudahlah, beliau (Jokowi) memimpin 10 tahun diakui dunia bagaimanapun. Inflasi dibawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, come on harus kita, yang bener lah, yang jujur lah,” terang Prabowo.
“Ngono ya ngono, yen ojo ngono, (Gitu ya gitu, tetapi jangan gitu) ya nggak,” imbuhnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kebakaran Bedeng di Denpasar Sulit Padam, Damkar Terpaksa Datangkan 3 Ekskavator
-
Dua Kali Sebulan Terbakar! 2 Hektare Hutan Gunung Batur Kintamani Ludes
-
BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp31,2 Triliun di T2 2026
-
Karhutla Meluas di Bali, BMKG Prediksi Kemarau Lebih Panjang
-
Bait Manis Kerajaan Oleh-Oleh Bali: Menjelajah Perjalanan Pie Susu Sissy Taklukan Pasar Nusantara