- MKD nyatakan Uya Kuya tak bersalah, sebut dirinya justru menjadi korban hoaks kenaikan gaji DPR.
- Nama baik Uya Kuya dipulihkan MKD dan kedudukannya sebagai Anggota DPR RI akan dikembalikan
- Sementara Uya bebas, Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, & Eko Patrio tetap dinonaktifkan dari DPR RI.
SuaraBali.id - Setelah melalui drama panjang akibat video-video viralnya yang memicu kemarahan publik, nasib Anggota DPR RI nonaktif, Surya Utama alias Uya Kuya, akhirnya menemui titik terang.
Dalam putusan yang mengejutkan, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI justru membersihkan namanya dari tuduhan pelanggaran kode etik.
MKD menyimpulkan bahwa Uya Kuya bukanlah pelaku, melainkan korban dari penyebaran berita bohong yang mengaitkan video tariannya dengan isu kenaikan gaji DPR.
"Mahkamah berpendapat bahwa Surya Utama justru adalah korban pemberitaan bohong," kata Wakil Ketua MKD DPR RI, Imron Amin, saat membacakan putusan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Ironisnya, meski dinyatakan sebagai korban, dampak hoaks tersebut sangat nyata.
Kemarahan publik yang tersulut berita bohong bahkan berujung pada penjarahan rumah Uya oleh pihak tak bertanggung jawab.
MKD sempat menyayangkan lambatnya klarifikasi dari pihak Uya yang bisa memperkeruh suasana.
Kini, putusan tersebut menjadi landasan untuk memulihkan nama dan statusnya.
"Bahwa karena itu tuh nama baik Teradu III Surya Utama harus dipulihkan dan juga kedudukannya di DPR RI sebagai Anggota DPR RI," tegas Imron Amin.
Baca Juga: Amien Rais Kagum: Mundurnya Keponakan Prabowo Jadi Teladan Emas Anggota DPR yang Sudah Tua
Namun, nasib baik tidak berpihak pada semua teradu.
Sementara Uya Kuya dan Adies Kadir dinyatakan bebas, tiga nama lainnya Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Patrio tetap dinyatakan melanggar kode etik dan status nonaktif mereka dari DPR RI dilanjutkan dengan kurun waktu yang berbeda.
Putusan final dan mengikat ini ditetapkan dalam permusyawaratan MKD pada Rabu, 5 November 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa
-
Update Kebakaran KMP Putri Yasmin: Korban Selamat Terus Bertambah, 39 Penumpang Baru Tiba di Lembar
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, Tim SAR Temukan 5 Perahu Karet Tanpa Awak di Lokasi