- Pemprov Bali dan pusat akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Benoa mulai tahun 2026.
- Saat program ini berjalan, masyarakat tidak perlu lagi memilah sampah karena semua akan diolah menjadi energi listrik
- PSEL akan mengolah 1.500 ton sampah per hari, termasuk sampah yang sudah ada di TPA Suwung, dan didanai pusat.
SuaraBali.id - Pemerintah Provinsi Bali telah menyepakati kerja sama dengan pemerintahan pusat untuk menjalankan program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menjelaskan jika masyarakat tidak perlu untuk memilah sampah kembali saat program tersebut berjalan.
Program PSEL itu direncanakan untuk mulai dibangun pada tahun 2026. Proyek itu diperkirakan rampung pada pertengahan atau akhir tahun 2027. Nantinya program tersebut akan mengubah sampah di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung menjadi energi. PSEL yang rencananya akan dibangun di atas tanah hibah dari Pelindo di kawasan Benoa itu direncanakan untuk mengolah 1.500 ton sampah setiap harinya.
Sementara, Giri menyampaikan jika saat program tersebut berjalan, masyarakat tidak lagi perlu untuk memilah sampah.
“Ketika sampah yang ada sekarang yang dihasilkan per hari ini itu kami sudah pastikan itu selesai. Bahkan open dumping yang sudah ada di (TPA) Suwung kami pastikan itu akan selesai juga,” ujar Giri saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Selasa (28/10/2025).
“Untuk program ini tidak perlu lagi memilah. Tidak perlu memilah dan itu sudah selesai,” imbuh dia.
Masyarakat tidak perlu memilah karena semua sampah akan dibawa ke PSEL untuk diolah menjadi energi listrik. Hal tersebut lantaran Kota Denpasar dan Kabupaten Badung mesti memenuhi kuota 1.500 ton sampah per hari untuk operasional PSEL.
Sehingga, sampah di TPA Suwung juga bertahap akan diangkut menuju PSEL untuk memenuhi kuota tersebut.
Namun, Giri menyebtu hal itu bukan berarti program seperti teba modern juga akan dihentikan. Program teba modern ramai dilakukan usai Pemprov Bali melarang pembuangan sampah organik ke TPA Suwung, sehingga sampah organik harus diolah di rumah sendiri.
Baca Juga: Rare Angon: Kisah Anak Gembala Jelmaan Dewa yang Hidup di Setiap Layang-Layang Bali
Giri menjelaskan jika teba modern tetap menjadi opsi yang bagus karena juga dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan kembali.
“Itu kan bagus sekali teba modern itu luar biasa. Teba modern ini adalah bagaimana kita menciptakan ke depan itu adalah pupuk organiknya,” paparnya.
“Siapa pun kita punya rumah pasti punya lingkungan dan ada juga tanaman yang ada di situ itu pentingnya teba modern dan pasti akan tetap jalan,” tambah dia.
Proyek PSEL sepenuhnya akan didanai pemerintah pusat melalui Danantara. Energi listrik yang dihasilkan dari PSEL juga akan dibeli oleh PLN, namun keuntungan akan diperoleh kepada Danantara.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
Santri Korban Pembakaran Mulai Menulis Tapi Malu Masuk Sekolah
-
Bali United Datangkan Amunisi Baru Dari Brasil