- Maharani Kemala beli tanah di Bali dari bule, merasa harga lebih mahal untuk orang lokal.
- Kepemilikan tanah Bali oleh WNA meningkat, memicu protes warga dan harga fantastis.
- Menurut UUPA, WNA tidak bisa miliki Hak Milik atas tanah, hanya WNI yang boleh.
SuaraBali.id - Pemilik brand skincare MK Skin, Maharani Kemala memamerkan tanah yang baru dibelinya di Bali.
Dalam akun instagramnya, pengusaha asal Bali ini menyoroti tentang tanah yang dibelinya dari bule. Padahal ia sendiri adalah orang asli Bali.
“Belanja tanah itu tidak masalah uangnya, yang masalah adalah jumlahnya uangnya. Ini kita sebagai orang lokal akan membeli kembali tanah-tanah yang udah dibeli sama bule,” ujarnya dalam video.
Ia merasa bahwa membelinya dengan harga lebih mahal dari aslinya.
“Mereka belinya Rp 1000, kita belinya Rp 10.000,” ujarnya saat mengecek lokasi yang disebutnya punya bule.
Ia menegaskan bahwa akan membeli tanah tersebut dari bule dan mau membalik bumi.
Maharani memperlihatkan tanah tersebut dikelilingi lahan hijau yang asri dan luas dan di pinggiran pantai.
Maharani sendiri bingung akan beli yang mana karena ternyata tanah lainnya pun bukan punya orang Bali.
Polemik Tanah di Bali
Baca Juga: 60 Hari Tak Turun Hujan, Wilayah di Bali Ini Diwanti-wanti BMKG
Kepemilikan tanah di Bali oleh Warga Negara Asing (WNA) masih menjadi permasalahan bagi masyarakat sekitar.
Pasalnya, bukan semakin menurun, kasus kepemilikan tanah oleh WNA tersebut justru semakin meningkat.
Bukan hanya soal kepemilikan tanah saja, WNA yang merasa memiliki aset berupa tanah itu kerap menawarkan harga tanah dan bangunan di Bali dengan harga fantastis.
Hal ini akhirnya membuat masyarakat protes dengan para bule yang menjadi agen tersebut. Polemik ini seakan menjadi fakta miris terutama bagi perkembangan sektor wisata seperti Pembangunan property rumah, villa, bahkan tempat wisata di Bali.
Berbicara soal kepemilikan tanah di Bali oleh WNA, sebenarnya mereka memiliki aset tersebut secara legal atau illegal?
Bisakah WNA memiliki tanah di Bali? Berikut panduan lengkap kepemilikan Tanah Legal 2025 di Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern