- Amien Rais nilai Jokowi kelabakan, hanya andalkan PSI, butuh Prabowo, dan hadapi masalah ijazah/Gibran.
- Jokowi bertemu Prabowo pada 4 Oktober 2025 di Kertanegara, makan siang, dan diskusi empat mata.
- Pertemuan Jokowi-Prabowo disebut silaturahmi. Luhut nilai positif, bahas kebangsaan, dan masukan.
“Jokowi tambah puyeng (makin pusing) impiannya untuk mencalonkan si Gibran yang serba mentah, mentah ilmunya, mentah moralitasnya, mentah pengalamannya dan mentah pula kepemimpinannya,” ujarnya.
“Jokowi saya rasa sudah menyadari bahwa Gibran sama sekali tidak fit sebagai wapres, apalagi sebagai presiden. Apalagi kapabilitasnya hanya bagi – bagi sembako, susu,” sambungnya.
Jokowi Kunjungi Kediaman Prabowo
Presiden ke 7, Joko Widodo (Jokowi) menemui Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, di Jalan Kertanegara, Jakarta pada Sabtu (4/10/25).
Presiden Prabowo di kediaman pribadinya menerima kedatangan Presiden ke 7, Jokowi. Dalam pertemuan itu, keduanya makan siang bersama, dan lanjut bertemu empat mata.
Dari pertemuan keduanya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden RI menyebut pertemuan tersebut hanya silaturahmi.
“Yang pertama silaturahmi diantara dua pemimpin, Presiden ke 7 dan Presiden ke 8. Kalau pak Prabowo berkesempatan ke Jawa Tengah, beliau yang sowan atau mampir (ke kediaman Jokowi). Kebetulan Pak Presiden ke 7, Pak Jokowi ada di Jakarta, sudah janjian ketemu waktunya makan siang,” ujar Prasetyo.
Prasetyo juga menyampaikan bahwa Jokowi memberi beberapa masukan kepada Prabowo. Namun Pras enggan mengungkap lebih lanjut soal masukan – masukan tersebut.
“tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah – masalah kebangsaan, termasuk memberikan masukan kedepan sebaiknya seperti apa untuk beberapa hal. Kurang lebih 2 jam pertemuan di antara dua pemimpin,” terangnya.
Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Isu 'Adili Jokowi' Tak Akan Mati Hingga Dan Jadi Kegelisahan Politik
Usai menemui Jokowi, Presiden Prabowo lanjut bertemu dengan sejumlah tokoh bangsa.
Dalam ertemuan dengan sejumlah tokoh bangsa di Kertanegara itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Terkait pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik pertemuan tersebut.
“Bagus kan kalau Presiden dengan mantan presiden bertemu, pemimpin guyub,” ungkap Luhut.
Luhut mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui isi pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi, namun dirinya yakin isinya pasti positif.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida