Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 10 Oktober 2025 | 12:47 WIB
Foto Jokowi dan Amien Rais. (tangkapan layar/ist)
Baca 10 detik
  • Amien Rais nilai Jokowi kelabakan, hanya andalkan PSI, butuh Prabowo, dan hadapi masalah ijazah/Gibran.
  • Jokowi bertemu Prabowo pada 4 Oktober 2025 di Kertanegara, makan siang, dan diskusi empat mata.
  • Pertemuan Jokowi-Prabowo disebut silaturahmi. Luhut nilai positif, bahas kebangsaan, dan masukan.

Jokowi tambah puyeng (makin pusing) impiannya untuk mencalonkan si Gibran yang serba mentah, mentah ilmunya, mentah moralitasnya, mentah pengalamannya dan mentah pula kepemimpinannya,” ujarnya.

“Jokowi saya rasa sudah menyadari bahwa Gibran sama sekali tidak fit sebagai wapres, apalagi sebagai presiden. Apalagi kapabilitasnya hanya bagi – bagi sembako, susu,” sambungnya.

Jokowi Kunjungi Kediaman Prabowo

Presiden ke 7, Joko Widodo (Jokowi) menemui Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, di Jalan Kertanegara, Jakarta pada Sabtu (4/10/25).

Presiden Prabowo di kediaman pribadinya menerima kedatangan Presiden ke 7, Jokowi. Dalam pertemuan itu, keduanya makan siang bersama, dan lanjut bertemu empat mata.

Dari pertemuan keduanya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden RI menyebut pertemuan tersebut hanya silaturahmi.

“Yang pertama silaturahmi diantara dua pemimpin, Presiden ke 7 dan Presiden ke 8. Kalau pak Prabowo berkesempatan ke Jawa Tengah, beliau yang sowan atau mampir (ke kediaman Jokowi). Kebetulan Pak Presiden ke 7, Pak Jokowi ada di Jakarta, sudah janjian ketemu waktunya makan siang,” ujar Prasetyo.

Prasetyo juga menyampaikan bahwa Jokowi memberi beberapa masukan kepada Prabowo. Namun Pras enggan mengungkap lebih lanjut soal masukan – masukan tersebut.

“tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah – masalah kebangsaan, termasuk memberikan masukan kedepan sebaiknya seperti apa untuk beberapa hal. Kurang lebih 2 jam pertemuan di antara dua pemimpin,” terangnya.

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Isu 'Adili Jokowi' Tak Akan Mati Hingga Dan Jadi Kegelisahan Politik

Usai menemui Jokowi, Presiden Prabowo lanjut bertemu dengan sejumlah tokoh bangsa.

Dalam ertemuan dengan sejumlah tokoh bangsa di Kertanegara itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Terkait pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik pertemuan tersebut.

“Bagus kan kalau Presiden dengan mantan presiden bertemu, pemimpin guyub,” ungkap Luhut.

Luhut mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui isi pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi, namun dirinya yakin isinya pasti positif.

Kontributor : Kanita

Load More