- Nikita Mirzani dituntut 11 tahun penjara dan denda Rp2 miliar kasus pemerasan.
- JPU punya 8 pertimbangan yang memberatkan tuntutannya
- Yang meringankan karena statusnya sebagai orangtua tunggal
SuaraBali.id - Nikita Mirzani menghadapi tuntutan berat setelah jaksa penuntut umum (JPU) menuntutnya dengan 11 tahun penjara kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan korban Reza Gladys.
Alasan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nikita Mirzani dengan penjara 11 tahun karena 8 pertimbangan memberatkan yang salah satunya karena tak sopan di persidangan.
“Sebelum kami sampai pada tuntutan pidana atas diri terdakwa, perkenankanlah kami mengemukakan hal-hal yang kami jadikan pertimbangan dalam mengajukan tuntutan pidana yaitu, keadaan yang memberatkan,” kata salah satu jaksa penuntut umum di PN Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).
“Terdakwa merusak nama baik martabat orang lain,” lanjut jaksa.
Hal kedua yang memberatkan, perbuatan Nikita dinilai meresahkan masyarakat dalam skala nasional.
Hal yang memberatkan ketiga, Nikita telah menikmati hasil kejahatan.
Hal yang memberatkan keempat yakni Nikita tidak bersikap sopan di persidangan.
Kemudian, hal yang memberatkan kelima yakni Nikita berbelit-belit di persidangan.
Hal yang memberatkan keenam, Nikita Mirzani tidak mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Misteri Pendukung Berbaju Abu-Abu di Sidang Nikita Mirzani: Bayaran atau Simpati?
Hal yang memberatkan ketujuh, Nikita juga sudah pernah dihukum.
Sedangkan yang kedelapan, terdakwa dinilai tidak menghargai jalannya persidangan
Sementara, hal yang meringankan tuntutan Nikita adalah ibu tiga anak ini masih memiliki tanggungan keluarga.
Sebelumnya, Nikita Mirzani dan asistennya, Ismail Marzuki, didakwa atas dugaan pemerasan terhadap dr. Reza Gladys, pemilik produk Glafidsya.
Jaksa menyebut Nikita mengancam Reza lewat media sosial dan meminta uang Rp 5 miliar agar berhenti membuat konten negatif.
Meski sempat menyanggupi Rp 4 miliar, Reza justru tetap melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka