- 9 prompt Gemini AI untuk berbagai gaya foto keluarga dengan hasil realistis.
- Kecerdasan buatan dari Google ini bukan lagi sekadar editor foto, melainkan seorang virtual art director
- Foto keluarga impian—yang estetik, hangat, dan penuh emosi—tanpa perlu menyewa fotografer mahal
SuaraBali.id - Mengabadikan momen foto keluarga seringkali menjadi tantangan.
Antara mengatur pose agar semua terlihat bagus, mengatasi si kecil yang tidak bisa diam, hingga memastikan ekspresi semua orang natural, hasilnya seringkali jauh dari kata sempurna.
Tapi bagaimana jika kamu bisa menciptakan foto keluarga impian—yang estetik, hangat, dan penuh emosi—tanpa perlu menyewa fotografer mahal? Inilah keajaiban Gemini AI.
Kecerdasan buatan dari Google ini bukan lagi sekadar editor foto, melainkan seorang virtual art director yang siap mewujudkan visimu.
Kuncinya ada pada prompt: serangkaian perintah teks yang detail dan deskriptif.
Dengan merangkai kata yang tepat, kamu bisa mengubah foto keluarga sederhana menjadi potret berkualitas majalah, dari gaya modern minimalis hingga candid yang penuh tawa.
Berikut 9 prompt Gemini AI untuk berbagai gaya foto keluarga dengan hasil realistis.
1. Membaca Buku Bersama
Posisikan kami sedang duduk berkerumun di sofa, asyik membaca buku cerita bersama. Suasana intim dan tenang. Fokus pada ekspresi penasaran anak-anak. Wajah jangan diubah.
Baca Juga: Ratusan Hotel di Bali Juga Kena Retas Buntut Serangan Hacker ke Akun Hotel di Indonesia
2. Piknik Santai di Taman
Buat foto kami terlihat seperti hasil jepretan candid saat piknik di taman kota. Kami duduk di atas tikar, dikelilingi makanan, dan sedang mengobrol santai. Tidak ada yang melihat ke kamera.
3. Tertawa di Dapur
Buat suasana foto ini menjadi momen candid di dapur. Kami sedang memasak bersama dan tertawa lepas. Ada sedikit tepung di wajah anak-anak. Pencahayaan natural dari jendela. Pertahankan wajah asli kami.
4. Bermain di Ruang Tamu
Ubah foto ini menjadi suasana *cozy* dan hangat. Kami sedang bermain di lantai ruang tamu di atas karpet tebal, dengan bantal-bantal berserakan. Pencahayaan lembut dari lampu ruangan. Fokus pada interaksi kami, bukan pose.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis