- Tren prompt Gemini AI foto di pantai viral di media sosial.
- Banyak digunakan di foto profil
- Gen Z menjadi pengguna terbanyak karena tren ini mudah diikuti hanya dengan menyalin (copy-paste) prompt yang tersedia.
SuaraBali.id - Tren prompt Gemini AI foto di pantai sedang menggebrak jagat media sosial. Warganet beramai-ramai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk mengedit foto biasa menjadi potret estetik dengan latar pantai biru, pasir putih, dan langit cerah tanpa perlu bepergian ke lokasi asli.
Fenomena prompt Gemini AI foto di pantai muncul bersamaan dengan meningkatnya penggunaan Gemini AI buatan Google. Gen Z menjadi pengguna terbanyak karena tren ini mudah diikuti hanya dengan menyalin (copy-paste) prompt yang tersedia.
Warganet mengunggah hasil foto editan dengan latar pantai, lengkap dengan pose santai, outfit ala liburan, hingga efek pencahayaan alami.
Fitur terbaru Gemini AI seperti Nano Banana juga mendukung proses editing foto yang lebih cepat dan detail, sehingga tren prompt Gemini AI foto di pantai semakin populer di platform seperti TikTok dan Instagram.
Berikut kumpulan prompt Gemini AI foto di pantai yang viral dan bisa langsung dicoba:
Prompt #1
“Edit foto ini menjadi full body tanpa mengubah wajah sedikitpun menjadi duduk di pasir putih pantai. Ia mengenakan dress putih panjang, hijab cream, topi pantai, celana legging putih dan kacamata. Angle dari samping menghadap ke depan dengan tangan memegang pasir dan topi. Gaya elegan senyum tipis dengan edgy dengan nuansa candid. Rasio full body.”
Prompt #2
"Edit foto ini agar terlihat duduk di pantai saat matahari terbenam dengan latar belakang langit orange dan ungu. Tambahkan efek pencahayaan alami sunset di belakang. Buat gaya pakaian modern elegan dengan outfit serba putih dan hijab hitam, serta tambahkan kacamata hitam gaya trendi. Fokuskan pencahayaan pada wajah dan outfit agar terlihat estetik, dengan nuansa santai namun classy.”
Baca Juga: Tragedi Ruko Roboh Terekam Kamera: Panggilan Telepon Terputus Jadi Firasat, 3 Orang Hanyut
Prompt #3
“Edit foto ini di pantai dengan suasana matahari terbit malam pakaian hitam, pake kacamata hitam, temukan yang serupa dengan badan jangan merubah wajah sedikit pun dengan 3 pose berbeda.”
Prompt #4
“Buatlah gambar dengan vibes korean/japannes photograph. Dengan pencahayaan luar ruangan yang terlihat nyata. Di pantai yang sangat indah perempuan berkerudung merah muda tersenyum manis ke arah kamera dengan pose agak menyamping. Menggunakan wajah yang sesuai di foto yang saya lampirkan.”
Prompt #5
“Seorang perempuan berambut panjang diurai menggunakan pita bunga dengan wajah realistis sedang berada di pantai saat pagi. Ia menoleh ke arah kamera sambil tersenyum lembut. Tangan kirinya digenggam oleh seorang laki-laki, namun hanya terlihat tangannya saja. Nuansa foto romantis, hangat, dengan cahaya alami.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida