Dalam keputusasaan, Ruth segera menuju Polres Badung untuk mencari informasi lebih lanjut tentang keberadaan keluarganya.
"Setelah tak bisa dihubungi om saya langsung datang ke rumah sini dan dia menelpon saya bahwa rumahnya sudah rubuh. Setelah itu saya langsung ke Polres Badung. Di sana dijelaskan rumah sudah rubuh dan ternyata orangtua saya tidak ada," ungkapnya.
Tak lama setelah itu, ia bergegas menuju lokasi kejadian, hanya untuk menyaksikan sendiri sisa-sisa bangunan dua kamar yang dulunya adalah tempat tinggal keluarganya, kini tinggal puing-puing yang hancur lebur.
Ruth sendiri tidak tinggal bersama orangtua dan adiknya karena ia bekerja di Denpasar.
Kontak terakhir dengan ibunya terjadi sekitar seminggu yang lalu, sebuah percakapan biasa yang kini menjadi kenangan terakhir.
Rumah itu, seingatnya, mulai ditempati keluarganya setelah pandemi COVID-19 berlalu.
Di lokasi, Ruth tak sendiri. Ditemani oleh sanak keluarga dan kerabat, ia menyaksikan langsung proses pencarian.
Dua alat berat dikerahkan tanpa henti untuk membersihkan puing-puing dan mencari korban di antara tumpukan material.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polres Badung, Basarnas Bali, TNI, PMI, dan berbagai pihak lainnya terus bekerja keras.
Baca Juga: Warga Meminta Solusi Mengatasi Banjir ke Gibran : Biar Pak Wapres Tidak Datang Lagi
Mereka bahu-membahu membersihkan sisa-sisa bangunan, sementara beberapa tim lainnya dibagi untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi, khususnya di aliran sungai yang melintasi dekat rumah korban, dengan harapan menemukan setidaknya petunjuk keberadaan keluarga Ruth.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali