SuaraBali.id - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Denpasar direncanakan untuk menutup pengiriman sampah pada akhir 2025 mendatang.
Sampah di sana pun akan perlahan dikurangi hingga bersih total dari gunungan sampah.
Terbaru, Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan rencananya terhadap TPA terbesar di Bali nanti pasca ditutup.
Rencana jangka panjang yang disiapkan Koster adalah untuk menyulap TPA Suwung menjadi Taman Kota.
Namun, proses itu masih memerlukan tahapan panjang termasuk untuk menghilangkan gunungan sampah yang sudah mencapai 35 meter di sana.
Proses panjang itu akan dimulai dengan penghentian pengiriman sampah ke TPA Suwung pada akhir 2025 nanti.
Kemudian, pemerintah pusat akan mulai membangun insinerator yang berfungsi mengubah sampah menjadi energi listrik.
Pembangunan itu baru bisa dilakukan pada awal 2026 karena menunggu Perpres terbaru yang menggantikan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Lingkungan.
Pembangunan insinerator itu rencananya akan memakan waktu 1,5 tahun sebelum dioperasikan.
Baca Juga: Cara Dapat Diskon 50% PLN Untuk Tambah Daya Hanya Sampai 23 Agustus
“Paling cepat awal 2026 baru konstruksi (insinerator) perlu waktu 1,5 tahun. Jadi mungkin baru bisa beroperasi 2027 pertengahan paling cepat,” ujar Koster saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Selasa (12/8/2025).
Setelah proyek insinerator rampung, tumpukan sampah yang ada di TPA Suwung akan perlahan digerus hingga tak bersisa.
Termasuk juga untuk memproses sampah-sampah di Kota Denpasar dan sekitarnya ke insinerator itu.
Jika pembersihan sampah itu tuntas, baru rencana pembuatan taman kota itu akan digulirkan.
“Kalau sudah itu berjalan, maka sampah habis di sana (insinerator). Maka kita akan tata menjadi taman kota,” paparnya.
Koster menjelaskan jika taman kota dipilih agar bisa menjadi fasilitas rekreasi baru bagi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah