Ketika nama Canggu disebut, benak banyak orang langsung tertuju pada pantai, kafe-kafe trendi, dan hiruk pikuk wisatawan mancanegara.
Citra kawasan di Kuta Utara, Bali ini begitu lekat dengan ekspansi warga negara asing (WNA) hingga muncul anggapan bahwa pasar lokal telah tersingkir.
Namun, data dari lapangan membantah keras mitos tersebut.
PT Asia Mas Realty, pengembang kawasan Canggu Hills, mengungkap sebuah fakta mengejutkan: gelombang investasi properti di kawasan premium ini justru didominasi oleh pembeli domestik.
Tren ini mematahkan narasi lama dan menunjukkan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) kini menjadi pemain utama.
Direktur Marketing PT Asia Mas Realty, Kevin Daniel, memberikan bukti konkret dari proyek mereka.
Penjualan tanah kavling di Canggu Hills menjadi tolak ukur nyata dari antusiasme pasar dalam negeri.
“Di Canggu Hills saja bulan lalu habis 61 unit tanah kavling, kalau dibilang domestik pasarnya meredup tidak, itu 61 unit lokal, banyak bilang bule lebih ekspansif berkembang di Canggu, buktinya tidak,” kata Kevin di Badung, Sabtu (9/8/2025).
Kesuksesan ini berlanjut dengan terjualnya 35 unit kavling tambahan pada hari yang sama, mempertegas bahwa ruang bagi masyarakat lokal di Canggu tidak hanya ada, tetapi juga berkembang pesat.
Baca Juga: Zulhas Janji Segera Sulap Sampah Ribuan Ton di TPA Suwung Jadi Energi
Pergeseran Mindset: Dari Wisata ke Investasi Cerdas
Lalu, siapa para pembeli domestik ini? Mereka bukan hanya berasal dari Bali.
Menurut Kevin, para investor ini datang dari berbagai penjuru nusantara dengan tujuan yang telah berevolusi.
Jika dulu mereka datang murni untuk berwisata, kini mereka datang dengan kesadaran investasi yang tinggi.
“Asalnya macam-macam, dari Jakarta, ada dari Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi, domestik ini biasanya tujuannya wisata tapi sekarang melek investasi, daripada membangun di Kampung Rusia biasanya orang Indonesia pilih mencari wilayah lain sendiri investasi,” ujarnya.
Fenomena ini menandakan pergeseran besar, di mana WNI tidak lagi hanya menjadi penonton, melainkan aktif mencari peluang untuk membangun aset dan masa depan di salah satu lokasi paling strategis di Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri