Konvoi truk-truk militer Jepang segera bergerak, membelah jalan-jalan pulau, menuju kota-kota di seluruh penjuru, termasuk Kota Negara di Jembrana.
Di atas truk-truk itu, duduk barisan tentara asing yang riuh bersorak-sorai pada penduduk yang mereka lewati.
Sebagian besar warga Bali hanya bisa berdiri di tepi jalan, terpaku dalam keheranan. Mereka menyaksikan sosok-sosok asing ini melaju ke arah barat.
Postur tubuh mereka lebih pendek, dengan mata sipit yang khas.
Mereka mengenakan seragam cokelat tua, namun yang paling mencolok adalah topi mereka.
Sebuah topi aneh dengan kain lebar menjuntai di bagian belakang, menutupi tengkuk.
Topi berekor ini selalu berkibar jika tertiup angin, menjadi penanda visual yang ganjil dari era baru yang baru saja dimulai.
Kala itu, di antara sorak-sorai tentara dan deru mesin truk, masyarakat Bali menjadi saksi bisu.
Satu penjajah telah pergi dengan meninggalkan bara, dan penjajah lain datang dengan kibaran topi berekor, membawa janji dan ancaman yang belum mereka pahami.
Baca Juga: Fase Purnama, Awas Banjir Rob di Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan
-
BRI Junio Bawa Nuansa Mobile Legends ke Kartu Debit, Lengkap dengan Beragam Benefit Nasabah
-
Bukan Lagi Harga Turis, Makanan UMKM di MotoGP Mandalika 2026 Dijamin Masuk Akal
-
Tas Penumpang Diaduk-aduk, Aksi Porter Bandara Ngurah Rai Sikat Uang Belasan Juta Terekam CCTV
-
BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Lombok, Termasuk Gelaran MotoGP Mandalika