Konvoi truk-truk militer Jepang segera bergerak, membelah jalan-jalan pulau, menuju kota-kota di seluruh penjuru, termasuk Kota Negara di Jembrana.
Di atas truk-truk itu, duduk barisan tentara asing yang riuh bersorak-sorai pada penduduk yang mereka lewati.
Sebagian besar warga Bali hanya bisa berdiri di tepi jalan, terpaku dalam keheranan. Mereka menyaksikan sosok-sosok asing ini melaju ke arah barat.
Postur tubuh mereka lebih pendek, dengan mata sipit yang khas.
Mereka mengenakan seragam cokelat tua, namun yang paling mencolok adalah topi mereka.
Sebuah topi aneh dengan kain lebar menjuntai di bagian belakang, menutupi tengkuk.
Topi berekor ini selalu berkibar jika tertiup angin, menjadi penanda visual yang ganjil dari era baru yang baru saja dimulai.
Kala itu, di antara sorak-sorai tentara dan deru mesin truk, masyarakat Bali menjadi saksi bisu.
Satu penjajah telah pergi dengan meninggalkan bara, dan penjajah lain datang dengan kibaran topi berekor, membawa janji dan ancaman yang belum mereka pahami.
Baca Juga: Fase Purnama, Awas Banjir Rob di Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Program Makan Gratis Libur, Harga Sayur di Lombok Anjlok Parah
-
Kisah BRI Dampingi PMI Bangun Usaha, Dari Pekerja Migran Jadi Entrepreneur
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional