SuaraBali.id - Sebanyak 150 orang seniman Kabupaten Badung, Bali menampilkan pertunjukan kolosal bertajuk “Pasir dan Ukir” pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025.
“Pasir dan Ukir merupakan kisah tentang dua anak kembar yang lahir dari cahaya Ibu Pertiwi yang memberikan pesan jika alam semesta harus dijaga,” ujar direktur dan manajer pementasan I Gusti Ngurah Krisna Gita di Mangupura, Jumat 18 Juli 2025.
Ia mengatakan, melalui pertunjukan karya pasir ukir itu pihaknya menyampaikan pesan agar manusia menjaga gunung, menjaga lautan dan alam semesta.
Menurut dia, dalam semangat Jagat Kerthi ajaran luhur untuk memuliakan dan menjaga keseimbangan alam semesta manusia akan bersama menanam harapan baru melalui reboisasi, konservasi air, dan edukasi ekologi.
“Artinya ketika semua dijaga dengan baik, maka alam dan jagat kerthi itu akan terwujud. Kisah ini menggugah kesadaran bahwa bumi bukan untuk dieksploitasi, tetapi dijaga dengan cinta, agar generasi mendatang mewarisi bukan kehancuran,” kata dia.
Ngurah Krisna Gita menjelaskan ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) itu merupakan ajang yang menjadi pengalaman bagi seniman muda Badung yang sudah ditunjuk sebagai wakil Pemkab Badung.
Pihaknya sebelum pentas pada ajang itu juga telah melakukan latihan sekitar dua bulan untuk menggabungkan gerak tari dengan tabuh yang mengiringi pertunjukan.
“Kami berharap dengan kegiatan ini seniman muda Badung bisa belajar dan berkreasi terus menerus dalam dunia kesenian,” kata dia.
Baca Juga: Saking Kekarnya, Pelaku Penembakan WN Australia di Bali Sampai Harus Diberi 3 Borgol
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
ITDC Perkuat Sistem Keselamatan di Sirkuit Mandalika
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Varian Mana Paling Worth It?
-
Koster Ingin Presiden Prabowo Buka PKB 2026, Sekaligus Bahas Bali Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Buron Korupsi Proyek Jalan Gunung Tunak Terdeteksi di Mataram, Kejari: Jangan Coba-coba Melindungi
-
Warning! Pemkot Mataram Larang Dapur Makan Bergizi Pakai Gas Subsidi