- Gubernur Bali Wayan Koster mengajukan permohonan agar Presiden Prabowo Subianto membuka Pesta Kesenian Bali ke-48 pada Juni 2026.
- Agenda tersebut direncanakan bersamaan dengan kunjungan Presiden ke Bali untuk membahas pengembangan pusat keuangan internasional di wilayah tersebut.
- Pemerintah Provinsi Bali memastikan persiapan tetap berjalan lancar meski nantinya Presiden Prabowo menugaskan menteri untuk hadir menggantikannya.
SuaraBali.id - Gubernur Bali Wayan Koster memproses surat permohonan mengundang Presiden Prabowo Subianto membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 tahun 2026.
“Saya diskusi dengan Pak Wagub, kami sedang berproses mengajukan surat, mohon kepada Bapak Presiden berkenan membuka PKB, mudah-mudahan beliau ada waktu,” ucap Koster di Denpasar, Selasa (12/5).
Koster melihat ada peluang kehadiran Presiden Prabowo, sebab ada rencana presiden berkunjung ke Bali untuk membahas penunjukkan Provinsi Bali sebagai International Financial Center (IFC) atau pusat keuangan internasional.
“Rencananya beliau (Presiden Prabowo) akan berkunjung ke Bali, saya sempat mendapat telepon dari Jakarta ada dari Pak Luhut Binsar Pandjaitan itu terkait dengan agenda persiapan Bali menjadi pusat keuangan dunia,” sambung Koster.
Terkait pusat keuangan internasional sendiri, Pemprov Bali memandang tujuan pemerintah pusat sangat bagus, sesuai dengan ekosistem ekonomi Bali.
Apalagi penjelasan awal yang diterima adalah pelaku usaha besar di Dubai dan Abu Dhabi banyak yang ingin pindah ke Bali karena melihat Bali sangat nyaman.
Koster menjelaskan, ini menjadi kesempatan bagus karena artinya pemerintah pusat menyiapkan Bali sebagai pusat ekonomi berkualitas.
“Namun ini (pusat keuangan internasional) kami akan bahas dengan tim supaya betul-betul memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat Bali, nah mudah-mudahan kalau misalnya beliau jadi ke Bali bisa kita sinkronkan,” ujar Gubernur Koster.
Pembukaan Pesta Kesenian Bali sendiri akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Baca Juga: Men Jenggo Berpulang, Ternyata Ini Asal Usul Unik 'Nasi Jinggo' Wajib Diketahui Pecinta Kuliner
Umumnya presiden maupun perwakilan pusat yang diutus akan hadir pada pawai peed aya oleh ribuan seniman di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) Renon, dan kemudian membuka PKB pada malam harinya di Taman Budaya Art Center.
Namun, Gubernur Koster mengatakan apabila Presiden Prabowo tidak dapat hadir, Pemprov Bali tetap siap, sebab fokus utama saat ini adalah memastikan selama sebulan PKB 2026 dapat berjalan lancar.
“Kalau beliau tidak memungkinkan untuk hadir ke Bali ya barangkali nanti beliau akan tugaskan menterinya untuk hadir ke Bali, kita dalam posisi siap siapa pun yang akan ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk hadir membuka Pesta Kesenian Bali,” tuturnya.
Dalam proses peed aya mengawali Pesta Kesenian Bali sendiri Pemprov Bali mencatat ada 3.430 seniman yang pawai, terdiri dari 500 seniman Gianyar, 250 seniman Jembrana, 300 seniman Klungkung, 300 seniman Karangasem, 380 seniman Tabanan, 380 seniman Provinsi Bali, 400 seniman Badung, 300 seniman Bangli, 300 seniman Buleleng, dan 400 seniman Denpasar.
Secara keseluruhan, PKB 2026 yang berlangsung hingga 11 Juli 2026 akan diisi oleh sekitar 20.929 seniman berasal dari 673 sanggar atau yayasan seni.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob