SuaraBali.id - Kecelakaan yang berakibat fatal dengan tewasnya pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani, Lombok Nusa Tenggara Barat, Juliana Marins menjadi perhatian banyak orang termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Tragedi tewasnya, Juliana Marins, di Gunung Rinjani menyisakan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar.
Hal ini pun jadi perbincangan di media sosial dengan komentar pro kontra.
Pertanyaan besarnya adalah "Kenapa tim SAR tidak menggunakan helikopter untuk mengevakuasi korban secara langsung dari dasar jurang?"
Jawaban pertanyaan ini ternyata sangatlah kompleks.
Pengamat penerbangan terkemuka, Gerry Soejatman, memberikan penjelasan mendetail yang membantah asumsi bahwa evakuasi udara bisa dilakukan semudah itu.
Menurutnya, ada faktor ketinggian dan batas kemampuan helikopter yang menjadi penghalang mutlak.
Penjelasan itu ia unggah di laman X (dulu Twitter) pribadinya pada Selasa (24/6/2025).
Berikut penjelasannya:
Baca Juga: Wacana Kuota Haji Dipangkas 50 Persen, Mimpi Calon Jemaah Terancam Pupus
Tantangan Ketinggian Ekstrem
Dalam penjelasannya, Gerry Soejatman pertama-tama menyoroti kondisi medan yang luar biasa sulit. Lokasi insiden berada di ketinggian yang sangat menantang bagi operasi penerbangan helikopter.
"Kejadian lokasi ada di ketinggian 10,000 kaki, di mana korban jatuh di lereng ke ketinggian sekitar 9400ft," tulis Gerry.
Ketinggian ini, yang setara dengan lebih dari 2.800 meter di atas permukaan laut, menjadi variabel kritis pertama yang menentukan jenis operasi penyelamatan yang bisa dilakukan.
Di ketinggian seperti ini, udara menjadi lebih tipis, yang secara signifikan memengaruhi performa mesin dan daya angkat baling-baling helikopter.
Masalah Krusial: Hover di Udara Tipis
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
HGB Anda Hampir Habis? Jangan Panik, Begini Cara Perpanjang Sertifikat Lewat HP
-
Kunci Jawaban Soal UTBK SNBT: Pemahaman Bacaan dan Menulis