SuaraBali.id - Eks Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Periode 2008-2018, TGB. Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) turut hadir memberi penghormatan terakhir atas wafatnya Paus Fransiskus.
TGB hadir di Kedubes Vatikan di Jakarta untuk menyampaikan dukacitanya langsung kepada Duta Besar Vatikan, Mgr. Pierro Pioppo.
Paus Fransiskus menjadi orang yang memiliki kesan tersendiri bagi TGB.
Diakui oleh ulama NTB ini bahwa bahwa Paus Fransiskus adalah sahabat dari gurunya, Grand Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Thayyeb.
Menurut penjelasan TGB, keduanya bekerja sama dalam isu-isu kemanusiaan.
Salah satu karya yang dikenang yaitu ‘Documen on Human Fraternity’.
Karya tersebut menyatakan dengan tegas bahwa agama berpihak pada mereka yang lemah, terpinggirkan dan terlupakan.
TGB terlihat rapi dengan jas warna abu-abunya bermotif kotak-kotak.
Tak lupa peci hitam yang selalu dikenakan itu menjadi pelengkap penampilannya.
Baca Juga: Terima Apa Adanya, Ni Luh Nopianti Setia Menunggu Hingga Agus Difabel Bebas
Dalam potret yang dibagikan di instagramnya @tuangurubajang, TGB terlihat disambut hangat ketika sampai di Lokasi.
TGB salut dengan mendiang Paus Fransiskus yang terus mendukung dan membela rakyat Palestina.
“Sampai akhir hayatnya, Paus Fransiskus konsisten menyampaikan pembelaan yang kuat terhadap hak rakyat Palestina untuk hidup merdeka dan berdaulat,” tulis TGB dalam caption instagramnya, dikutip pada Jumat (25/4/25).
Sebagaimana diketahui, TGB merupakan anak dari HM Djalaluddin, yang dulu pernah bekerja sebagai birokrat di Pemda NTB serta Hj. Rauhun Zainuddin Abdul Madji yang merupakan puteri dari M. Zainuddin Abdul Madjid seorang ulama besar di Lombok, NTB yang mendirikan organisasi Nahdatul Wathan.
Di Lombok, Muhammad Zainul Madji dikenal sebagai salah satu tokoh agama disana. Sehingga oleh masyarakat Lombok, Zainul Madji kemudian dipanggil dengan sebutan Tuan Guru Bajang.
‘Tuan Guru’ memiliki arti tokoh agama dan ‘Bajang’ memiliki arti Muda.
Sehingga Sebutan Tuan Guru Bajang Zainul Madji melekat kuat kepadanya.
Tak heran ia juga aktif menjalin hubungan baik dengan tokoh lintas agama baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Penghormatan Untuk Paus Fransiskus
Lebih dari 90.000 orang memberikan penghormatan terakhir untuk Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus Vatikan.
Para pelayat memenuhi area Katedral sejak prosesi dibuka bagi umum yaitu Hari Rabu (23/4/25) pukul 11.00.
Vatikan mengumumkan upacara pemakaman Paus Fransiskus akan diselenggarakan pada Sabtu pagi, 26 April 2025, di Basilika Santo Petrus.
Upacara pemakaman akan dimulai pukul 10 pagi waktu setempat di alun-alun Basilika Santo Petrus.
Setelah itu, peti jenazah Paus yang berasal dari Argentina itu akan dibawa masuk ke dalam gereja dan selanjutnya menuju Basilika Santa Maria Maggiore di Roma untuk dimakamkan.
Pelayat pun harus mengantri berjam-jam untuk hadir dan memberi penghormatan terakhir, namun cinta mereka pada Paus Fransiskus yang membuat mereka sabar menanti.
Dari puluhan ribu orang yang memberikan penghormatan langsung pada Paus Fransiskus tersebut, rupanya juga disusul oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Jokowi dilaporkan berangkat ke Vatikan dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (24/4/25).
Jokowi disebut sebagai utusan resmi pemerintah Republik Indonesia yang dikirim Presiden Prabowo Subianto dalam prosesi pemakaman pemimpin umat Katolik sedunia tersebut.
Prajurit satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Kapten Inf Windra Sanur turut mengawal keberangkatan Jokowi menuju Vatikan.
Keputusan Prabowo untuk mengirim Jokowi lantaran memiliki perihal lain yang harus diurus pada waktu bersamaan.
Selain Jokowi, tokoh-tokoh yang diberangkatkan ke Vatikan meliputi Wamenkeu Thomas Djiwandono, MenHAM Natalius Pigai, dan Ketua Panitia Kedatangan Paus di Indonesia pada 2024 Ignasius Jonan.
Belum ada keterangan resmi dari Istana terkait alasan spesifik di balik pemilihan Jokowi dan tokoh-tokoh lainnya.
Kehadiran mereka diklaim sebagai bentuk upaya negara dalam menjaga hubungan diplomatik dan penghormatan tinggi dari Indonesia terhadap umat Katolik.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026