Sebelumnya, Aladi sudah berencana uang hasil gadai SK akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membangun rumah.
"Itu sih rencana ya tapi karena tidak bisa, ya kita penuhi kebutuhan dari gaji saja," katanya.
Berbeda halnya dengan Syamsul Hadi yang akan langsung menggadaikan SK yang diterima.
Pasalnya, di usia pengangkatan yang masih terbilang cukup muda, SK yang diterima bisa dimanfaatkan untuk digadaikan.
Hasil gadai tersebut akan digunakan untuk memenuhi beberapa kebutuhan yang selama ini belum terealisasi.
"Insya allah ada rencana untuk memenuhi kebutuhan ke depannya dan mumpung ada kesempatan. Tapi masih dipikir dulu biar nanti pada saat digadai itu uangnya tidak mubazir dan bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan," katanya.
Jumlah dana yang akan diambil jika menggadaikan SK yaitu sekitar Rp100 juta lebih.
Dana ini akan digunakan memenuhi kebutuhan anak dan juga sebagai modal investasi jangka panjang.
"Kita juga berpikirnya investasi jangka panjang. Insya allah juga akan bangun rumah," katanya.
Baca Juga: Terima Apa Adanya, Ni Luh Nopianti Setia Menunggu Hingga Agus Difabel Bebas
Ia menjelaskan, sebelum pembagian SK pegawai dari Bank NTB Syariah sudah menjelaskan proses gadai.
Lulusan PPPK bisa mendapatkan dana dari gadai SK yaitu dibawah Rp200 juta.
"Bisa kita dapatkan Rp150 juta nanti dan itu waktunya sampai 5 tahun," katanya.
Untuk diketahui, sebanyak 621 CASN lingkup Pemkot Mataram mendapatkan SK pengangkatan.
Dari jumlah tersebut terdiri dari 91 orang calon aparatur sipil negara (CPNS) dan 530 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Kontributor Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026