"Di sana mau dibuat semacam harbour supaya turis tidak lagi ke Gili Tramena (Trawangan, Meno, dan Air)," ujarnya.
Ia berpendapat selama ini wisatawan yang datang dari Bali langsung berlayar menuju ke kawasan Gili Tramena untuk menikmati wisata bawah laut.
Setelah dari Gili Tramena, wisatawan baru menuju ke Pelabuhan Bangsal di daratan Lombok Utara, lalu balik lagi ke Bali.
Namun kini pemprov NTB tengah menggodok aturan pelayaran langsung dari Bali ke Senggigi, termasuk memperdalam dermaga tersebut agar dapat disandari oleh kapal-kapal cepat yang cukup besar.
Hal ini supaya dapat menghidupkan kembali kawasan Senggigi yang mati suri ditinggal wisatawan semenjak ada pelayaran langsung dari Bali ke Gili Tramena, serta pengembangan kawasan wisata Kuta Mandalika di Lombok Tengah.
"Informasi yang kami dengar memang sudah ada anggaran dari Kabupaten Lombok Barat, karena itu kewenangan Lombok Barat," kata Jamaluddin.
Selanjutnya, pembenahan infrastruktur dermaga wisata bertujuan untuk mempermudah pendataan jumlah kunjungan wisatawan yang masuk ke Nusa Tenggara Barat melalui transportasi laut.
Selama ini angka statistik kunjungan turis lebih banyak bersumber dari data penerbangan pesawat di Bandara Lombok, sedangkan data kunjungan turis melalui jalur laut hanya berasal dari pelabuhan besar berupa Pelabuhan Lembar ataupun Gili Mas yang menghubungkan Nusa Tenggara Barat dengan beberapa provinsi lain di Indonesia.
"Ketersediaan angka kunjungan wisatawan melalui kapal cepat penting agar kami bisa mendata negara mana saja yang paling banyak datang ke Lombok, sehingga memudahkan kami untuk melakukan promosi," kata Jamaluddin. [ANTARA]
Baca Juga: Tradisi Hindu di Tengah Ramadan: 114 Ogoh-Ogoh Meriahkan Mataram dengan Toleransi Tinggi
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Dari Asisten Virtual hingga BRImo, BRI Hadirkan Layanan Nasabah yang Praktis
-
Akibat Susah Dapat BBM, Pemprov Bali: Pegawai WFH dan Siswa Belajar Daring
-
Tergiur Upah Rp 800 Juta, Bule Brasil Nekat Selundupkan Kokain Cair 3,6 Kg ke Bali
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, 1,06 Juta BRILink Agen Jadi Penggerak Literasi Keuangan
-
Berkedok Terapi Sakit Gigi, Pimpinan Ponpes Bergelar Tuan Guru di Sekotong Cabuli Santri