SuaraBali.id - Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengusut dugaan kasus pelecehan yang dialami tiga orang remaja di bawah umur di Bali.
Ketiga remaja itu dilecehkan dan dipaksa untuk melakukan masturbasi dan direkam.
Dalam video yang beredar di media sosial, ketiga korban berdiri tanpa mengenakan pakaian.
Mereka kemudian mengikuti instruksi dari seorang perempuan yang juga meminta mereka melakukan masturbasi sambil direkam.
Mereka diminta melakukan itu karena diduga telah mencoba untuk mencuri tabung gas 3 kilogram.
Menanggapi viralnya kasus tersebut, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy menjelaskan jika pihaknya sudah mengamankan terduga pelaku itu.
Sebanyak 7 orang diamankan dan tengah diperiksa. Bahkan, termasuk 1 orang yang masih di bawah umur juga turut diperiksa.
Namun, mereka belum ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus ini.
Ariasandy menjelaskan jika kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan alat bukti.
Baca Juga: Viral Polda Bali Dituduh Menolak Laporan WN Turki, Begini Klarifikasinya
“Yang jelas 7 orang, 6 dewasa dan 1 masih anak masih diperiksa. Masih diperiksa, penetapan tersangka itu kan berproses kita periksa dulu makanya kita sebut terduga pelaku,” ujar Ariasandy saat ditemui di Denpasar, Selasa (25/3/2025).
“Dari alat bukti yang ada nanti setelah pemeriksaan digelar, setelah digelar baru ditentukan statusnya dinaikan jadi tersangka atau tidak,” imbuhnya.
Dia juga menjelaskan jika awalnya ada 8 orang yang diamankan. Namun, hanya 7 yang dinaikkan sebagai terduga pelaku.
Kendati demikian, Ariasandy belum menjelaskan secara rinci kronologis kejadian tersebut. Dia meminta untuk menunggu proses penyelidikan yang tengah berlangsung.
“Kita tunggu prosesnya karena ini hal miris terjadi di Bali, jangan sampai terjadi hal-hal seperti itu, ini mesti menjadi pembelajaran bersama,” tuturnya.
Sementara, Ariasandy menyebut jika dugaan adanya pencurian tabung gas yang berkaitan dengan peristiwa tersebut sebagai perkara yang berbeda.
Hal tersebut bisa dijadikan perkara jika ada pihak yang melaporkan hal tersebut.
Namun, Ariasandy menyebut hingga saat ini belum ada yang melaporkan dugaan pencurian tabung gas tersebut.
“Itu perkara lain, mencuri gas itu masih perkara lain ya, ada yang lapor gak?” paparnya.
“Sampai saat ini tidak ada (laporan pencurian tabung gas), yang ada laporannya perbuatan yang diperiksa ini,” ungkapnya.
Video yang viral di media sosial itu juga sudah mendapat perhatian dari ribuan warganet di media sosial Instagram.
Orangtua Tak Terima
Sebelumnya para orangtua korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polda Bali.
Dalam laporan tersebut, tujuh orang pria diduga terlibat dalam aksi penganiayaan dan pelecehan ini.
Mereka adalah GDND, KAP, NKEP, STF, GRAS, dan MWD. Selain itu, ada satu pelaku lain yang identitasnya sudah dikantongi, yakni MPRW.
"Ia ini (MP) berperan sebagai perekam sekaligus menyebarkan video itu," imbuh sumber beritabali.com, pada Minggu (23/3/2025).
Dari informasi yang dihimpun, tiga korban dalam kasus ini berinisial RE asal Singaraja, MA asal Flores NTT, dan KO asal Alor NTT.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 01.58 WITA di Jalan Akasia, Denpasar Timur.
Saat itu, ketiga ABG ini berpapasan dengan tujuh pelaku ketika sedang membawa empat tabung gas.
Para pelaku langsung mencurigai mereka sebagai pencuri dan melakukan "pengadilan jalanan."
Meski ketiga ABG ini sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, mereka tetap diperlakukan dengan tidak manusiawi.
Sekitar pukul 02.30 WITA, ketiga korban digiring ke lokasi pencurian di rumah seseorang bernama Gusde.
Di tempat tersebut, mereka kembali mendapatkan kekerasan fisik dan perlakuan tidak senonoh dari para pelaku.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka