SuaraBali.id - Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, tak kuasa menahan air mata bahagia saat pria yang akrab disapa Guru Pandu itu sungkem di kedua kaki ayahnya. Keluarga besar yang menyaksikannya juga tak kuasa menahan haru.
Sungkeman yang dilakukan pria yang disapa Guru Pandu ini dilakukan seusai mengikuti acara serah terima jabatan (sertijab) di Gedung DPRD Karangasem pada Rabu (5/3/2025).
Begitu acara selesai, ia didampingi istrinya, langsung menuju rumah kakaknya yang ada di lingkungan Janggapati, sebelah Kodim 1623/Karangasem, Bali, untuk menemui ayahnya.
Tanpa banyak kata, sang ayah, I Nyoman Goya yang sudah berusia 95 tahun itupun memberi pesan kepada putra kelimanya yang kini sukses menjadi Wakil Bupati Karangasem.
"Selamat Yan, Wayan mangkin sampun dados wakil bupati, becikang ngamabel jagate, sekadi penikan wayanane mangda angung Karangasem e, (Selamat Yan, Wayan sekarang sudah jadi Wakil Bupati, bijaksanalah memimpin seperti perkataan Wayan supaya agung Karangasemnya)," begitu pesan ayahanda dari atas kursi rodanya.
Satu per satu, saudara, kerabat hingga keluarga besar Guru Pandu memberikan pelukan. Air mata pun tak terbendung, bahkan beberapa rekan yang hadir juga ikut terbawa suasana dan meneteskan air mata.
Setelah memberikan pelukan, ayahanda Guru Pandu kemudian memberikan doa dengan cara yang tidak biasa.
Nyoman Goya dengan lantangnya menyanyikan sebuah tembang atau kidung yang memberikan makna sebuah doa kepada Tuhan agar segala harapan dan tujuan untuk memajukan Karangasem diberkati serta diberikan kesehatan dan kelancaran ke depannya.
Menurut adik Pandu, I Wayan Marpis, sebelum maju di Pilbup Karangasem 2024, kakaknya tersebut sudah meminta restu kepada seluruh anggota keluarga.
Baca Juga: Misteri Bule Tewas di Tandon Air Kos Bali, Saksi Sempat Lihat Sesosok Berkaki Putih
Ia baru membulatkan tekadnya untuk maju setelah mendapat restu dari seluruh keluarganya. Sang adik pun menceritakan sosok kakaknya tersebut di mata keluarga.
"Sejak masih duduk di bangku sekolah hingga sekarang, kakak saya sangat hobi membaca sehingga pengetahuannya cukup luas. Setiap hari pasti menyempatkan diri untuk membaca," ujar Marpis.
Marpis berharap kakanya bisa mengabdi kepada masyarakat dan sebaliknya masyarakat juga bisa terus mendukung.
"Mudah-mudahan ia bisa mengabdi dengan baik kepada masyarakat. Demikian juga masyarakat bisa terus mendukung dirinya," harap dia.
Sosok Guru Pandu
I Wayan Pandu Prapanca Lagosa, S.H., M.H. lahir pada 16 Februari 1969 lebih dikenal sebagai Guru Pandu adalah seorang politikus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai